Sabtu, 31 Juli 2021 02:20

Kampung Tangguh Semeru di Senori Siap 100 Persen

Sabtu, 30 Mei 2020 22:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Suwandi
Kampung Tangguh Semeru di Senori Siap 100 Persen
Simulasi pemulasaran jenazah pasien Covid-19.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Tangguh Semeru (KTS) yang digagas oleh Kapolda Jatim ternyata sudah sampai jajaran tingkat bawah.

Terbaru, Dusun Kedungkebo, Desa Rayung, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban sudah membentuk KTS, Sabtu (30/5). Kampung Tangguh di kawasan Tuban Selatan ini agak berbeda dengan desa lainnya. Pasalnya, di kampung tersebut masyarakat sudah menyiapkan segalanya.

Termasuk, kebutuhan pembuatan Posko Kampung Tangguh, Lumbung Pangan, Rumah Isolasi untuk laki-laki dan wanita, serta Pusat Informasi KTS.

Kapolsek Senori, AKP Musa Bahktira mengatakan, selain menyiapkan berbagai fasilitas, para relawan yang bertugas di KTS telah dilatih kusus. Terutama, untuk menangani setiap permasalahan yang berhubungan dengan penanganan Covid-19.

BACA JUGA : 

Bupati Tuban Temukan Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bansos

7 Atlet Asal Tuban Wakili Jatim di PON dan Peparnas Papua 2021

PPKM Diperpanjang, Kemenag Tuban Sediakan Swab Antigen Gratis bagi Calon Pengantin

BPNT Belum Cair Selama Tujuh Bulan, 15 KPM Luruk Dinsos Tuban

"Kampung tangguh ini dibentuk agar bisa mengatasi dampak Covid-19. Terutama dalam mengatasi kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya di masyarakat," papar Musa sapaan akrabnya.

Musa menambahkan, KTS merupakan pilot project kolaboratif dengan stakeholder yang berupa gerakan atau aksi nyata. Terlebih, di daerah yang ditunjuk karena terindikasi penyebaran Covid-19, serta menitik beratkan keterlibatan elemen masyarakat yang aktif secara personal maupun kelompok.

"Ya tujuannya untuk memutus atau mengurangi atau meredam mata rantai penyebaran Covid-19 di teritori tertentu," harapnya.

Ia berharap, adanya gerakan ini dapat menimbulkan kesadaran dan semangat masyarakat agar waspada terhadap penyebaran Covid-19. Selain itu, bisa membangun solidaritas, kemampuan dan kemandirian dalam rangka meminimalisir dampak sosial, ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Tadi para relawan juga melakukan simulasi prosedur protokol kesehatan terhadap warga pendatang maupun penjemputan warga yang terindikasi Covid-19. Jadi ini merupakan aksi nyata untuk menangani Covid-19 di bumi wali," paparnya.

Sementara itu, dalam simulasi itu disaksikan secara langsung oleh Ketua DPRD Tuban H. Miyadi, Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, Dandim 018 Tuban Letkol Filiala Romadhon, dan Forpimcam Senori.

Para relawan yang telah dilatih kusus tersebut memperagakan cara memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan lalu lintas dengan prosedur penanganan pasien Covid-19. Kegiatan simulasi diakhiri dengan tatacara pemulasaraan jenazah sesuai dengan prosedur penanganan jenazah pasien Covid-19.

"Semoga keberadaan Kampung Tangguh Semeru ini bisa berperan penting untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19, serta membantu mengatasi dampak sosial yang timbul," tutupnya. (wan/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...