Senin, 28 September 2020 06:02

​Komisi B DPRD Jember: Penutupan Pasar Secara Sepihak adalah Bentuk Ketidakadilan

Rabu, 27 Mei 2020 16:08 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Hatta
​Komisi B DPRD Jember: Penutupan Pasar Secara Sepihak adalah Bentuk Ketidakadilan
Ketua Komisi B DPRD Jember, Siswono.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Komisi B DPRD Jember, menerima belasan perwakilan dari Pedagang Pasar Tradisional Tanjung yang mengeluhkan penutupan pasar secara sepihak oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jember di Gedung Parlemen Jember, Rabu (27/5/2020) pagi.

Para pedagang itu, wadul ke wakil rakyatnya atas penutupan pasar yang dinilai merugikan, karena saat ini momen lebaran. Mereka mempertanyakan penutupan pasar, di sisi lain sejumlah pertokoan retail modern masih bisa beroperasi seperti biasanya.

Menyikapi persoalan ini, Ketua Komisi B DPRD Jember, Siswono menilai penutupan pasar secara sepihak bukan sebuah solusi.

"Harusnya dengan anggaran sebesar Rp 479,4 miliar yang disiapkan Pemkab Jember, ada langkah strategis atau konkret tanpa harus menutup pasar. Contohlah kota/kabupaten yang ada di Jawa Barat yang bahkan dapat apresiasi presiden. Tanpa harus menutup pasar, tapi bisa melakukan langkah antisipasi penyebaran Covid-19. Misalnya, memberikan masker gratis bagi pedagang atau penjual di pasar jika lupa membawa, juga bisa dilakukan dengan menerapkan jaga jarak antarpedagang, jadi masih bisa berjualan," ujar Siswono usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Komisi B Gedung Parlemen Jember.

Menyediakan tempat cuci tangan, dan mengimbau untuk rajin cuci tangan, kata Legislator Gerindra ini, juga merupakan solusi dan langkah antisipasi yang tepat, tanpa harus menutup pasar.

"Apa iya masyarakat harus turun ke jalan bergerak untuk demo dan menyuarakan aspirasinya, baru Pemkab akan bertindak. Soal toko-toko kayak Indomaret itu, dinilai tidak adil. Kenapa pasar ditutup tapi mereka dibiarkan tetap buka? Ini artinya rasa keadilan tidak bijak dilakukan bupati itu," ulasnya.

"Besok (Kamis, 28/5/2020) jam 10 pagi, kita undang semua pihak. Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 yang juga Bupati Jember, Kapolres, dan Dandim akan kita undang. Mudah-mudahan besok ada solusi. Tapi jika mereka tidak datang, jangan salahkan pedagang (jika bertindak) sendiri membuka paksa pasar. Kita (anggota dewan) hanya mewakili masyarakat, jika rakyat menjerit kita akan dampingi, tapi kami berusaha agar tidak sampai anarkis," tukasnya.

"Semoga besok ada solusi dan tidak ada buka paksa pasar. Tapi sebaliknya pedagang juga harus konsekuen menerapkan protokol kesehatan, hal itu untuk menyelesaikan pandemi (Covid-19) ini," pungkasnya. (ata/yud/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Minggu, 27 September 2020 12:13 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Minggu, 27 September 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...