Proses pemakaman jenazah ODP tampak dilakukan petugas dengan menggunakan APD lengkap.
Menurut Djuwardi, pasien masuk BLK pada Sabtu (2/5) sore. Sebelumnya, pasien divonis infeksi penyakit paru. Selama diisolasi di BLK, pasien ODP ini sudah tidak mau makan selama 3 hari.
Sementara itu, Arip salah satu warga mengungkapkan prosesi pemakaman warga yang meninggal itu dilakukan sesuai protokol Covid-19. Ia menilai, proses pemakaman tersebut membuat resah warga.
“Kesannya terlalu berlebihan, padahal pasien tersebut kan masih belum dinyatakan positif atau negatif,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sampang, maupun dari Bupati Slamet Junaidi, terkait meninggalnya ODP. Begitu terkait apakah ODP tersebut sempat di-swab test atau belum, wartawan belum mendapatkan informasi
Sekadar diketahui, hingga saat ini Kabupaten Sampang menjadi satu-satunya daerah di Jawa Timur yang masih berstatus zona hijau atau zero Covid-19. (hri/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




