Ilustrasi
Dengan sigap, Adi keluar rumah dan berhasil menangkap salah satu pelaku. Merasa nyawanya terancam, penjahat itu sontak berteriak. Teriakan tersebut didengar pelaku lain. Dua teman pelaku keluar dari rumah, satu orang lain mengancam Adi memakai sebilah pisau.
Warga Blok A no 1 itu terpaksa melepaskan satu pelaku dan mereka lantas kabur. Tak ingin penjahat lepas, Adi lantas berteriak maling. "Saya teriak maling-maling. Warga lain langsung mengejar pelaku," terangnya.
Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Kawanan pelaku keluar dari perumahan dengan dikejar sejumlah pemuda setempat.
Saat akan tertangkap, kawanan maling ini ternyata sudah menyiapkan senjata rahasia. Tepatnya di areal persawahan, mereka melempar satu bom bondet. "Duarrr. Akhirnya warga menghentikan pengejaran," papar Adi.
Usai kejadian, dua rumah korban langsung didatangi oleh polisi untuk melakukan olah TKP.
Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha Hardi Putra menjelaskan bahwa polisi terus memburu keberadaan pelaku. "Masih proses pencarian," jelasnya singkat. (cat/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




