Kamis, 09 Juli 2020 05:11

​Bahas Taman Surga di Depan Ribuan Warga Maraqitta'limat, Kiai Asep Temui Tokoh-Tokoh NU NTB

Sabtu, 14 Maret 2020 23:34 WIB
Editor: MA
​Bahas Taman Surga di Depan Ribuan Warga Maraqitta
Para tuan guru, kiai, ulama, pejabat dan tokoh masyarakat pada acara HUT ke-69 Yayasan Maraqitta’limat di Mumben Lauk Lombok Barat NTB, Sabtu (14/3/2020). foto: bangsaonline.com

LOMBOK BARAT, BANGSAONLINE.com - Ribuan warga Nusa Tenggara Barat (NTB), terutama Lombok Barat – berduyun-duyun menghadiri HUT ke-69 Yayasan Maraqitta’limat di Mumben Lauk Lombok Barat NTB, Sabtu (14/3/2020). Dalam acara yang berlangsung lesehan itu juga digelar Haul TGH Zainuddin Arsyad ke-29 dan peringatan Is’ra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Hadir dalam acara itu Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah S.E., M.Sc dan Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MAg serta Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB Dr Baiq Mulianah.

Dr TGH Hazmi Hamzar, sesepuh Yayasan Maraqitta’limat, menegaskan bahwa yayasan yang dikelolanya itu terus berkembang. Menurut dia, di beberapa daerah anggota Yayasan Maraqitta’limat semakin hari semakin banyak sehingga tersebar di banyak daerah. Bahkan untuk murid yang bersekolah di bawah naungan Yayasan Maraqitta’limat kini mencapai 5.800 siswa. Gurunya berjumlah 1.300 orang.

“Lulusan Yayasan Maraqitta’limat tersebar di 42 negara,” kata Hazmi Hamzar yang anggota DPRD tingkat I NTB saat memberi sambutan. Karena itu Yayasan Maraqitta’limat tak kesulitan guru bahasa. Para lulusan sekolah atau perguruan tinggi luar negeri itulah yang menjadi pengajar bahasa. Bahasa Jepang, Korea, Inggris, Arab dan bahasa lainnya cukup diajar oleh siswa Yayasan Maraqitta’limat yang lulusan luar negeri.

(Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim (baju putih nomor 4 dari kiri) bersama Tuan Guru Haji Lalu Muhammad (TGH LM) Turmudzi Badruddin (nomor 5 dari kiri) dan Rektor UNU NTB Dr Baiq Mulianah (nomor tiga dari kiri). Foto: bangsaonline.com)

Dalam acara yang dihadiri para anggota DPR RI, DPRD Tingkat I dan bupati itu, Kiai Asep Saifuddin Chalim didaulat sebagai pembicara utama. Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu mengungkapkan bahwa majelis pertemuan yang isinya dzikir, shalawat, dan pengajaran ilmu atau pengajian seperti yang digelar Yayasan Maraqitta’limat adalah taman surga. Maka taman surga itu harus dinikmati. “Agar nanti gampang masuk surga,” kata Kiai Asep yang pengukuhan guru besarnya dihadiri Presiden Joko Widodo di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Sruabaya.

“Barang siapa mencari ilmu maka Allah akan mempermudah masuk surga,” kata Kiai Asep mengutip hadits.

(Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim. MA (nomor dua dari kanan) mimpin doa di kediaman TGH Mudhar Buchori (paling kanan). Foto: bangsaonline.com)

Usai jadi pembicara di Yayasan Maraqitta’limat, Kiai Asep meluncur ke tokoh-tokoh NU NTB. Diantar Rektor UNU NTB Dr Biq Mulianah dan rombongan, Kiai Asep menuju kediaman Rais Syuriah PCNU Lombok Barat TGH Mudhar Buchori. Di masjid yang dikelola Tuan Guru Mudhar Buchori itu Kiai Asep sudah ditunggu ratusan siswa dan masyarakat sembari dzikir dan baca shalawat.

Kiai Asep kembali memberikan ceramah. “Karena di sini banyak murid, maka saya akan memberikan ceramah pada murid dan nanti baru para orang tua,” kata putra KH Abdul Chalim Leuwimunding, kiai pendiri NU itu.

Di depan para murid itu Kiai Asep banyak memberikan resep mencari ilmu. Diantaranya taqlilul ghida’ alias tak boleh banyak makan. “Kenyang itu mengurangi kecerdasan,” katanya. Selain itu murid harus selalu suci dari hadats alias selalu punya wudlu. “Limudawamatil wudlu’. Karena wudlu itu nurun (cahaya) dan al-ilmu nurun ,” tegasnya.

Ia juga minta agar para murid tarkul ma’asyi (meninggalkan maksiat). Karena maksiat itu sangat mempengaruhi beban psikologis. Selain Itu Kiai Asep minta para orang tua dan murid istiqamah salat malam 12 rakaat plus tiga witir.

Yang menarik, Kiai Asep juga memberikan wiridan agar para murid selalu mudah mencari ilmu. “Baca rabbi zidny ilman 10 kali setiap mau belajar,” katanya.

Kalau ingin cerdas? “Baca Yasami’u ya Basyir 10 kali,” tegasnya. Sedang untuk memperkuat daya ingat Kiai Asep menyarankan para murid membaca sanuqriuka falaa tansaa 10 kali.

Ia juga minta agar para murid tak dibiasakan makan di luar pesantren atau madrasah. “Karena makan di warung di luar pondok, kesucian dan kebersihannya tak bisa dipertanggungjawabkan sehingga hilang keberkahannya,” katanya sembari minta agar para murid selalu membaca al-Qur’an.

Terakhir, Kiai Asep dan rombongan silaturahim ke kediaman Tuan Guru Haji Lalu Muhammad (TGH LM) Turmudzi Badruddin, pengasuh Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu Lombok Tengah NTB. Rais Syuriah PWNU NTB dan Musytasyar PBNU itu menyambut hangat Kiai Asep Saifuddin Chalim yang didampingi Rektor UNU NTB Dr Baiq Mulianah dan para aktivis NU. 

Kiai Asep dan rombongan tiba di NTB Jumat malam (13/3/2020). Ia langsung menuju Pondok Pesantren Al-Masyuriah Bonder yang diasuh Dr Baiq Mulianah menggantikan suaminya TGH Ahmad Tiqiudin Mansur yang kini almarhum. Di pesantren ini Kiai Asep diminta mendoakan para santri yang sudah menunggu lama. "Maaf. Pesawat delay tiga jam," kata Kiai Asep kepada Baiq Mulianah yang ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dan Sekretaris Mulismat NU NTB. 

Malam itu juga Kiai Asep langsung silaturahim dengan para tokoh NU hingga Sabtu sore. (MA)  

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...