Virus Corona Masuk Indonesia, Okupansi Hotel di Batu Menurun

Virus Corona Masuk Indonesia, Okupansi Hotel di Batu Menurun Aston Hotel di Jalan Abdul Ghani Atas termasuk salah satu hotel yang okupansinya mengalami penurunan akibat merebaknya kabar virus corona masuk ke Indonesia.

"Ada mas dampaknya bagi okupansi hotel. Tapi saya belum bisa menyebut angka pastinya karena masih ada di sistem," ungkapnya.

Seperti diberitakan, penyebaran virus corona yang sudah mulai masuk ke Indonesia, berdampak pada tingkat kunjungan wisatawan ke Bali, termasuk okupansi hotel-hotel di Bali. Tingkat okupansi hotel di Bali, terutama di kawasan Kuta dan Nusa Dua mengalami penurunan hingga 70 persen. Bahkan, pada Februari 2020 ada hotel yang okupansinya drop hingga sampai 5 persen, 2 persen, bahkan 0.

Sementara itu, untuk tingkat kunjungan wisatawan ke sejumlah obyek wisata di Kota Batu masih aman. Menurut Anggun, Manajer Eco Green Park hingga saat ini tingkat kunjungan wisatawan masih stabil.

Hal senada juga diungkapkan Bambang Priatna, Manajer JTP 1. Menurutnya, kabar mulai masuknya virus corona ke Indonesia belum berpengaruh pada tingkat kunjungan ke JTP 1. Hal itu terbukti kunjungan wisatawan masih normal.

Titik S Aryanto, Manajer Marketing JTP Grup juga menjelaskan, belum ada pengaruh signifikan kabar masuknya virus corona ke Indonesia dengan jumlah kunjungan wisatawan ke JTP grup. Namun demikian, untuk kunjungan turis asing, Titik memperkirakan tahun ini bisa turun dibanding tahun 2019.

"Tahun kemarin mencapai 10 ribu turis asing yang ke JTP grup.Kemungkinan tahun ini bisa turun sebagai dampak penyebaran virus corona ini," terangnya. (asa/dur)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO