Rabu, 03 Juni 2020 01:46

KPK Dikabarkan ke Jember, Ada Apa?

Selasa, 25 Februari 2020 18:43 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muhammad Hatta
KPK Dikabarkan ke Jember, Ada Apa?
Ilustrasi

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan datang ke Jember untuk menyelidiki dugaan penyimpangan di Pemkab Jember, Selasa (25/2/20). Terkait kebenaran informasi tersebut, wartawan masih berusaha mencari informasi ke Kantor Pemkab Jember di Jalan Sudarman, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur.

Namun saat mencari informasi ke kantor pemerintah daerah ini, Bupati Faida ataupun Sekretaris daerah (Sekda) Jember Mirfano tidak dapat dihubungi. Ponselnya saat dihubungi wartawan tidak aktif. Begitu juga pesan WhatsApp yang ditulis wartawan, tampak belum terkirim.

Namun demikian, salah satu Anggota Panitia Angket DPRD Jember, Agusta Jaka Purwana, membenarkan dirinya juga mendengar kabar kedatangan penyidik KPK ke Jember.

"Saya juga mendengar kabar tersebut, tapi kepastiannya ya saya juga mencari kebenaran informasi tersebut," kata Agusta saat dikonfirmasi wartawan melalui ponselnya.

Jikalau kabar kedatangan penyidik KPK ke Jember itu benar adanya, legislator dari Partai Demokrat ini menduga komisi antirasuah itu sedang menindaklanjuti konfirmasi Panitia Angket DPRD Jember ke DPR RI, juga ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) RI, beberapa waktu lalu.

"Karena saat saya ke Jakarta bersama dengan Mas David Handoko Seto itu (Ketua Panitia Angket), (agendanya, red) melaporkan temuan Panitia Angket terkait informasi yang disampaikan Fariz (tersangka kasus korupsi revitalisasi Pasar Manggisan, Tanggul) ke DPR RI dan ke LPSK," ungkapnya.

Tapi apakah hal itu berkaitan dengan kedatangan KPK ke Jember? "Saya belum tahu kepastiannya. Berapa orang yang turun (penyidik KPK) juga tidak tahu. Tapi jikalau benar, semoga bisa mengungkap persoalan dan untuk kebaikan Jember ke depan," katanya.

Perlu diketahui sebelumnya, korupsi revitalisasi Pasar Manggisan, Tanggul, telah menyeret 4 orang sebagai tersangka. Yakni mantan Kepala Disperindag Jember Anas Ma'ruf, pemegang kuasa PT Dita Putri Waranawa Edi Sandhi Abdur Rahman selaku kontraktor, Muhamad Fariz Nurhidayat sebagai konsultan perencana, dan Direktur Utama PT Maksi Solusi Enjinering Irawan Sugeng Widodo alias Dodik sebagai pimpinan Fariz. (ata/yud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Senin, 01 Juni 2020 12:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<...