Selasa, 15 Juni 2021 20:39

Bea Cukai Madura Musnahkan 6,2 Juta Batang Rokok Ilegal, dengan Potensi Kerugian Negara Rp 3,1 M

Rabu, 05 Februari 2020 14:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yeyen
Bea Cukai Madura Musnahkan 6,2 Juta Batang Rokok Ilegal, dengan Potensi Kerugian Negara Rp 3,1 M
Pemusnahan rokok ilegal di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TMP C Madura dengan cara dibakar.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melakukan pemusnahan barang bukti rokok ilegal di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madura (KPPBC TMP C Madura), Jalan Jenderal Sudirman no. 2 Pamekasan, Rabu (5/2).

Menurut Kepala KPPBC TMP C Madura, Yanuar Calliandra, upaya ini merupakan aksi nyata bea dan cukai dalam menciptakan perlakuan yang adil bagi industri rokok yang telah mematuhi segala ketentuan dan membayar cukai sesuai kewajibannya. Diharapkan dengan adanya penindakan ini, tidak ada lagi rokok ilegal sehingga pasar akan diisi oleh industri rokok yang taat aturan.

Ia memaparkan, ada 6.227.884 batang rokok ilegal yang dimusnahkan kali ini, hasil penindakan selama periode 20 Desember 2018 - 27 November 2019. Dari jutaan batang rokok ilegal itu, potensi kerugian negara sebesar Rp 3.181.820.380.

BACA JUGA : 

Lomba Desain Kaos, ‘Gempur Rokok Ilegal’ Berikut Hadiahnya

Bina Pabrik Rokok Lokal, Pemkab ​Pamekasan Segera Bangun KIHT di Desa Gugul

​Bea Cukai Madura Terlibat Produksi Rokok Ilegal-Kongkalikong Pengusaha? Ini Penjelasan Humasnya

Dobrak Pasar Global, Bea Cukai Madura Bersama IKM Ekspor Enam Produk Unggulan ke Singapura

"Selain itu, bea cukai juga menyita 1 unit mesin pelinting rokok yang saat ini menjadi barang bukti di pengadilan. Modus pelanggaran adalah rokok tanpa dilekati pita cukai (polos)," ungkapnya.

"Capaian ini tidak lain karena sinergi Bea Cukai Madura dengan aparat penegak hukum lain dan para pemangku kepentingan dalam upaya menekan angka persentase rokok ilegal hingga 3 persen. Sinergi dengan para pemerintah daerah di 4 kabupaten di pulau seluas Madura juga sangat penting dan diperlukan untuk kolaborasi memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat luas hingga pelosok agar turut serta mendukung upaya Bea Cukai dalam menekan angka rokok ilegal. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah memberikan pangsa pasar hanya untuk produsen yang legal," ucap Yanuar kepada awak media.

Selama penindakan, ada 4 tersangka yang berhasil diamankan. "Satu orang sudah inkracht atau sudah menjalani hukuman, dua tersangka dalam proses sidang, dan satu orang masih dalam proses penyidikan," pungkasnya. (yen/rev)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipanggil pr...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...