Rabu, 01 April 2020 03:00

Tengah Malam, Gubernur Khofifah Meninjau Langsung Proses Normalisasi Kali Butung

Rabu, 22 Januari 2020 11:07 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: .
Tengah Malam, Gubernur Khofifah Meninjau Langsung Proses Normalisasi Kali Butung
Gubernur Khofifah saat melakukan bersih-bersih Kali Butung, Kec. Waru, Kab. Sidoarjo, Selasa (21/1) malam.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kerja keras dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkualitas, serta tidak kenal waktu terus dilakukan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Kali ini, didampingi Kol. (Mar) Citro; Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Kepala BPBD Prov. Jatim Subhan Wahyudiono, Gubernur Khofifah melakukan bersih-bersih Kali Butung, Kec. Waru, Kab. Sidoarjo, Selasa (21/1) malam.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Pemprov Jatim dalam menormalisasi sungai di Jatim. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat agar peka terhadap pentingnya kebersihan sungai bagi kesehatan dan keselamatan.

”Dengan membersihkan kali, secara tidak langsung mencegah kemungkinan meluapnya air ketika intensitas hujan tinggi,” ujar Gubernur Khofifah.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah sapaan akrabnya meminta kepada Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin untuk merapikan daerah bantaran sungai di wilayahnya. Sebagai contoh, di Kali Butung tidak ditemui bantaran sungai. Apalagi keberadaannya berbatasan langsung dengan pemukiman warga. Apabila hal seperti tersebut dibiarkan, maka saat dilakukan normalisasi akan mengalami kesulitan.

“Oleh sebab itu, bantaran sungai harus segera dirapikan,” pintanya.

Gubernur Khofifah mengimbau agar dilakukan langkah preventif yaitu mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai. Masyarakat juga diajak untuk menjadikan sungai menjadi beranda depan rumah. Sehingga, dengan menjadikan sungai sebagai beranda depan rumah, maka masyarakat akan berusaha untuk terus menjaga kebersihannya.

“Dengan menjaga dan menyayangi sungai, secara tidak langsung menjadi bagian dalam menciptakan ekologi sumber kehidupan . Sebagai contoh ikan yang hidup di sungai yang bersih, bisa dikonsumsi sebagai asupan gizi yang sehat jika air sungainya sehat. Oleh sebab itu, jagalah kebersihan sungai,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga meminta kepada Nur Ahmad Syaifuddin untuk melakukan penertiban bagi masyarakat yang hidup di bantaran sungai. Mereka diberikan solusi, salah satunya dengan dipindah dan ditempatkan di lokasi lain atau rumah susun (rusun). Apabila disepakati, pihaknya akan melakukan penghitungan secara rinci kebutuhannya, termasuk didalamnya jumlah unitnya dengan kementerian PUPR.

Saat melihat secara dekat kondisi Kali Butung, Gubernur Jatim, menemukan banyak sampah. Saat dilakukan pengerukan oleh BPBD Jatim dan marinir serta relawan, dijumpai berbagai jenis sampah penghambat aliran sungai seperti kayu dengan ukuran besar yang cara mengambilnya harus dengan upaya khusus, tanaman enceng gondok yang rapat, sampah rumah tangga seperti kasur, sofa, TV yang tidak terpakai, bangkai hewan yang tersangkut di jembatan dan sebagainya.

"Tadi saat tim BPBD mengeruk dengan menggunakan long hand excavator, ditemukan kasur, kayu yang ukurannya cukup besar sehingga harus digergaji dulu dan ragam sampah lainnya yang menumpuk tahunan. Banyaknya hambatan seperti ini menyebabkan aliran sungai tersumbat. Dengan demikain, kemungkinan terjadinya banjir yang semakin besar," tegasnya.

Kegiatan bersih-bersih Kali Butung juga disebabkan oleh adanya peringatan dari BPBD Prov. Jatim tentang titik-titik yang wajib diwaspadai saat terjadinya hujan dengan intensitas tinggi. Apabila sampah Kali Butung tidak segera dibersihkan, saat terjadi hujan akan terjadi banjir sampai di Bandara Internasional Juanda. Oleh sebab itu, dengan terlibatnya TNI AL dari kesatuan marinir dan berbagai relawan sangat membantu Pemprov Jatim dalam normalisasi sungai.

“TNI AL Marinir luar biasa dalam upaya membantu dan ikut langsung melakukan normalisasi sungai, dimana mengerahkan banyak pasukan untuk membersihkan sungai yang sulit dijangkau eskavator. TNI AL Marinir juga mengerahkan alat berat yang tentunya mempercepat normalisasi sungai,” tambahnya. (hms/rif)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...