Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA. Foto: MMA/bangsaonline
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, menegaskan bahwa Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam melaksakan program pemerintahan selalu pakai referensi, penuh perhitungan dan kehati-hatian. Jadi tidak tergesa-gesa, apalagi over acting.
“Karena sikap tergesa-gesa itu dari syetan, sedangkan bertindak tenang dan berpikir jernih itu dari Allah SWT,” kata Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA kepada BANGSAONLINE.com sembari mengutip Hadits Nabi Muhammad SAW di kediamannya di Pondok Pesantren Amanatul Ummat Surabaya, Jumat (4/4/2025) malam.
BACA JUGA:
- PWNU dan 23 PCNU se-Jawa Barat Dukung Kiai Asep Calon Rais 'Aam PBNU
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Antre Sedekah Kiai Asep, Ratusan Orang Datang Sejak Pukul 3 Malam di Siwalankerto Surabaya
Menurut Kiai Asep, Gubernur Khofifah selalu memakai referensi dalam menjalankan pemerintahan. “Referensi yang selalu beliau kemukakan adalah tasyarraful imam ‘alarra’iyah manutun bil maslahah, Bahwa kebijakan seorang pemimpin itu harus diorientasikan kepada kemaslahatan rakyatnya,” kata pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur itu.
Selama lima tahun memimpin Jawa Timur, tutur Kiai Asep, Gubernur Khofifah sudah banyak menyelesaikan pembangunan infrastruktur. Terutama berbagai kantor dinas di bawah Pemprov Jawa Timur. Ia mengaku sering diundang untuk memimpin doa peresmian kantor berbagai OPD Pemprov Jatim. Termasuk membangun asrama mahasiswa nusantara, masjid dan fasilitas umum lainnya.
Hanya saja, menurut Kiai Asep, Khofifah masih lemah di bidang media sosial dan media mainstream.
“Saya berharap orang-orang di sekeliling Bu Khofifah ikut memikirkan, jangan malah jadi beban,” harap kiai miliarder tapi dermawan yang santrinya banyak diterima di perguruan tinggi luar negeri dan perguruan tinggi dalam negeri itu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




