Senin, 17 Februari 2020 22:01

Komisi B Minta PDAM Kota Malang Belajar ke PDAM Surabaya

Selasa, 21 Januari 2020 18:38 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Komisi B Minta PDAM Kota Malang Belajar ke PDAM Surabaya
Ketua Komisi B DPRD Kota Malang Trio Agus P bersama anggota lainnya mendengarkan penjelasan Dirut PDAM Kota Malang M Nor Muhlas saat berada di Sumur Bor Perum BTU, RW 17 Kelurahan Madyopuro, Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (21/01). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

MALANG, BANGSAONLINE.com - Sembilan anggota Komisi B DPRD Kota Malang di bawah komando Ketua Trio Agus P melakukan sidak ke Perumahan Bulan Terang Utama (BTU) untuk memastikan pelayanan air PDAM Kota Malang di wilayah tersebut, Selasa (21/01). Diberitakan sebelumnya, warga perumahan BTU sempat mengalami krisis air, akibat jebolnya pipa PDAM.

Dalam sidak ini, Trio Agus berharap PDAM terus meningkatkan pelayanannya, meski terminal air untuk wilayah perumahan BTU ssudah dipenuhi. "Pengisian terminal air tidak bisa sekali atau dua kali saja, pelayanan mesti 24 jam dilakukan PDAM," terang Trio Agus yang juga Ketua F-PKS.

Usai meninjau pelayanan di Perum BTU, Komisi B melanjutkan meninjau tandon air di Buring bawah. Dalam kesempatan ini, anggota Komisi B lainnya, Wiwik Sukesi meminta PDAM Kota Malang belajar dari PDAM Surabaya yang sejak tahun 2016 sudah tidak disokong penyertaan modal dari APBD.

Seharusnya, kata Wiwik, PDAM Kota Malang bisa lebih mandiri dari Surabaya. "Sebab, jika diukur jumlah pelanggannya bisa jadi lebih banyak dari PDAM Surabaya. Apalagi pembiayaannya juga lebih tinggi (PDAM Surabaya, Red). Sedangkan melihat kualitas airnya, masih lebih bagus air di PDAM Malang," ujar Wiwik.

"PDAM Surabaya lebih mengedepankan pelayanan dengan biaya perawatan tinggi. Tapi faktanya masih bisa mandiri dan tetap memberikan pelayanan ke pelanggan. Wali Kota Malang hendaknya memberikan pembinaan dan pengarahan secara komprehensif. Ajarkan kemandirian secara bertahap tapi pasti, sehingga tidak menggantungkan pada penyertaan modal APBD," tukas politikus PDIP ini.

Di sisi lain, Yeni Anisa warga RW 17 berharap kepada PDAM meningkatkan pengisian di terminal air untuk memenuhi kebutuhan warga Perum BTU yang berjumlah 3.500 KK. Ia mengungkapkan, dengan kondisi suplai air seperti saat ini, dalam hitungan 3 atau 4 jam sudah ludes.

Sementara Dirut PDAM Kota Malang M Nor Muhlas menyampaikan pihaknya akan memasang pompa air di Perum BTU, agar suplai air lebih optimal. "Beberapa hari ke depan pelayanan air di BTU sudah teratasi normal," janji Muhlas. (iwa/thu/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Senin, 10 Februari 2020 11:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALTidak sama an...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...