Jumat, 28 Februari 2020 16:45

Sempat Gegar Otak Lalu Tewas, Polisi Selidiki Dugaan Korban Pengeroyokan di Prambon Sidoarjo

Senin, 20 Januari 2020 22:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Sempat Gegar Otak Lalu Tewas, Polisi Selidiki Dugaan Korban Pengeroyokan di Prambon Sidoarjo
Makam korban dan foto korban semasa hidup.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tadarus Faris Lukman Hakim, 23, warga Dusun Sigit RT 03/RW 03, Desa Kedung Kembar, Prambon tewas dan dimakamkan pada Selasa (14/1) lalu. Beberapa hari kemudian, pihak keluarga melapor ke polisi lantaran melihat ada kejanggalan dalam kematian korban. Faris diduga tewas menjadi korban pengeroyokan.

Susi Herawati, 54, menceritakan, peristiwa itu bermula pada Minggu (12/1) lalu. Minggu ini hari itu, Susi dan suaminya mendapati anaknya diantarkan pulang ke rumah dalam kondisi terluka. “Diantarkan teman, matanya (korban.red) lebam seperti kena pukulan,” terang Susi, Senin (20/1).

Khawatir dengan keadaan anaknya, Minggu (12/1) malam korban kemudian dibawa berobat ke perawat desa. Senin (13/1) pagi, kondisi korban juga tidak kunjung membaik. Korban juga kembali dibawa ke perawat desa. Dari tempat perawat, korban pulang dengan membawa obat jalan.

“Bisa diajak bicara, tapi terus mengeluh kepalanya sakit,” imbuh Susi.

Namun, kondisi korban juga tak kunjung membaik. Selasa (14/1) siang, korban dibawa ke Klinik Pratama, Prambon. Melihat kondisi korban yang semakin parah, pria 23 tahun itu kemudian dirujuk ke RS Mitra Sehat. Sekitar pukul 17.00, korban dinyatakan meninggal dunia. “Kata dokter mengalami gegar otak, dan telat mendapat perawatan,” terangnya.

Kemudian, hari Sabtu (18/1) keluarga korban mendatangi Polsek Prambon. Ia melaporkan peristiwa itu karena ada kejanggalan dalam kematian korban. Luka yang diderita korban diduga karena pengeroyokan.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa pengeroyokan itu terjadi tak jauh dari rumah korban. Tepatnya di sekitar salah satu warkop tempat biasa korban nongkrong. Warga sekitar warkop juga sempat melihat adanya keributan pada Minggu (12/1) dini hari.

Kapolsek Prambon AKP Sumarsono mengaku juga sudah menerima laporan tentang peristiwa dugaan pengeroyokan itu. “Kasusnya ditangani polsek dan bacup dari Unit Reskrim Polresta Sidoarjo,” terangnya.

Kini para pelaku pengeroyokan juga masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Polisi juga masih terus bekerja untuk mengungkap kasus tersebut. Dari keterangan korban dan saksi yang ada akan dikumpulkan guna melacak para pelaku. “Masih lidik,” singkat Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Ali Purnomo. (cat/rev) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...