Petugas dari Polsek Tulangan saat mengamankan seorang pria berinisial M (60) yang diduga sebagai pelaku pencabulan.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Warga Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, sempat geram setelah mencuat dugaan kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Untuk mencegah aksi main hakim sendiri, aparat Polsek Tulangan bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial M (60) yang diduga sebagai pelaku.
Terduga pelaku diamankan di Balai Desa Medalem pada Selasa (6/1/2026), setelah emosi warga sulit dibendung usai kabar pencabulan menyebar. Kapolsek Tulangan, AKP Rizky Arif Prabowo, menjelaskan langkah tersebut dilakukan demi menjaga situasi tetap kondusif.
BACA JUGA:
- Polresta Sidoarjo Ungkap 33 Kasus Narkotika Selama Mei 2026, Total BB Disita Hampir Rp45 Miliar
- Tinggal Sekamar Kos, Pria di Sidoarjo Setubuhi Anak Kandung Berusia 17 Tahun hingga Hamil
- Puluhan Atlet Berkuda Memanah Adu Skill Bersaing di Porkab Sidoarjo 2026
- BHS Salurkan 120 Ekor Sapi Kurban, Sidoarjo Kebagian 9 Sapi dan 1 Kambing
“Saat itu memang kami amankan di balai desa karena situasi cukup memanas. Kami khawatir terjadi aksi main hakim sendiri dari warga,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).
Ia menambahkan, saat proses pengamanan berlangsung sejumlah warga mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran informasi. Aparat kepolisian bersama perangkat desa pun melakukan penjagaan ketat.
“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kami bersama perangkat desa melakukan pengamanan ketat di lokasi,” kata Rizky.
Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya 5 korban telah melapor resmi ke pihak kepolisian. Dari hasil pengembangan awal, jumlah korban diduga lebih dari 3 orang, mayoritas masih berstatus pelajar sekolah dasar.
“Salah satu korban diketahui merupakan warga Mojokerto yang sebelumnya tinggal di sekitar rumah terduga pelaku,” ucap Rizky.
Setelah situasi dinyatakan aman, terduga pelaku dibawa ke Polresta Sidoarjo untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo, Iptu Utun Utami, membenarkan penangkapan tersebut.
“Benar, terduga pelaku sudah kami amankan. Kasus ini masih kami selidiki dan dalami, termasuk kemungkinan adanya korban lain,” tuturnya. (cat/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




