Jumat, 14 Agustus 2020 18:45

Uang Kaos dan Iuran Workshop Guru Tak Kembali, Kompak Pasuruan Ancam Datangi Kejaksaan

Rabu, 08 Januari 2020 21:20 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Supardi
Uang Kaos dan Iuran Workshop Guru Tak Kembali, Kompak Pasuruan Ancam Datangi Kejaksaan
Lujeng Sudarto, Koordinator Kompak Kabupaten Pasuruan. Foto: SUPARDBANGSAONLINE

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ribuan guru di Kabupaten Pasuruan mengeluh karena setiap kegiatan dikenakan iuran. 

Diberitakan sebelumnya, sejumlah guru di Kabupaten Pasuruan mempertanyakan iuran pembuatan kaos Hari Guru Nasional sebesar Rp 85.000, dan iuran workshop Rp 150.000. Pasalnya, hingga kini kaos itu belum diterima. Begitu pun untuk workshop tidak ada pelaksanaannya. Diklat Rp 100.000 per guru.

Menurut Lujeng Sudarto, Koordinator Kompak (Konsorsium Masyarakat Pasuruan Anti Korupsi), kalau kegiatan workshop tersebut tidak jadi dilaksanakan mestinya duit yang ditarik oleh Dispendik harus dikembalikan kepada para guru sekaligus dengan penjelasan, kenapa workshop tersebut tidak jadi dilaksanakan.

Kalau sampai melebihi tahun anggaran 2019 tidak ada penjelasan resmi dan tidak ada upaya pengembalian duit tersebut, maka sudah termasuk kategori pungutan liar. Dan masalah ini sudah menjadi ranah dari aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan pro justicia.

Selain workshop, pelanggaran yang sangat krusial dilakukan pejabat Dispendik Kabupaten Pasuruan tidak melaksanakan kegiatan Hari Guru Nasional. Padahal para guru sudah bayar kaos sebesar Rp. 85.000 x 12 guru. Maka uang tersebut terkumpul Rp 1.020.000,-.

"Pejabat Dinas Pendidikan sudah jelas melakukan tindakan pidana. Bisa jadi itu masuk pasal pungli atau penipuan terhadapa para guru dengan dalih beli kaos dan whorkshop," Kata Lujeng Sudarto.

Masih kata dia, pihaknya meminta kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) segera melakukan penyelidikan terhadap pungli yang dilakukan olek pejabat Dispendik Kab. Pasuruan. Jika dalam waktu dekat tidak ada perkembangan, Lujeng mengancam akan mendatangi kejaksaan untuk menyerahkan data. (par/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...