Senin, 24 Februari 2020 18:40

Cabuli Keponakannya Sendiri yang Masih Balita, Pemuda Jombang Diciduk Polisi

Jumat, 03 Januari 2020 21:46 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
Cabuli Keponakannya Sendiri yang Masih Balita, Pemuda Jombang Diciduk Polisi
Ilustrasi

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Seorang pemuda asal Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib, lantaran melakukan mencabuli seorang gadis yang masih di bawah umur.

Dari data yang didapat, pelaku pencabulan diketahui bernama AS (21), yang tiap harinya berprofesi sebagai pemasang sound system. Ironisnya, pelaku masih kerabat (Paman) dari korban yang berinisial ZS (3).

Peristiwa bejat tersebut terjadi pada Selasa (26/11) tahun lalu. Ketika itu, ZS sedang bermain di rumah pelaku, waktu ayah korban sedang dirawat di Rumah Sakit.

“Kejadiannya pada tahun lalu sekira pukul 15:00 WIB. Saat itu korban bermain di rumah pelaku, sebab ayahnya sedang dirawat di Rumah Sakit,” ucap Kanit PPA Polres Jombang, Iptu Dwi Retno Suhartatik saat ditemui media di ruang kerjanya, Jum’at (04/01/20).

Saat kejadian, lanjut Retno, pelaku mengikat kedua tangan korban menggunakan jilbab milik korban. Kemudian, pelaku melakukan aksi bejatnya dengan menjilati seluruh bagian tubuh korban, termasuk alat vitalnya.

“Pelaku menjilati tubuh korban, kemudian memasukkan jarinya ke dalam alat vital korban,” terangnya.

Terbongkarnya kasus pencabulan yang menimpa anak bawah umur ini karena korban merasa kesakitan di bagian alat vitalnya saat buang air kecil. Kemudian, korban melapor ke orang tuanya. Setelah ditanya, ia menjawab bahwa AS nakal.

Setelah mengetahui hal tersebut, orang tua korban sempat memeriksakan sakit pada alat vital anaknya ke dokter. Bahkan, pihak keluarga juga melakukan mediasi yang disaksikan oleh perangkat desa setempat. Namun, pelaku tak mau mengakuinya, akhirnya dilaporkan ke polisi.

“Karena penasaran, orang tua korban terus menanyai anaknya. Proses mediasi pun tidak membuahkan hasil. Kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Jombang, pada 27 Desember 2019,” kata Retno.

Masih menurut Retno, dari keterangan warga sekitar, pelaku diketahui sering mabuk-mabukan. Saat ini pelaku sudah mendekam di Mapolres Jombang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, Tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Retno. (aan/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...