Selasa, 31 Maret 2020 23:42

Sakit Jantung, Warga Kerek Meninggal di Persil Perhutani

Rabu, 01 Januari 2020 21:33 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Munif Heri
Sakit Jantung, Warga Kerek Meninggal di Persil Perhutani
Korban saat dievakuasi petugas dibantu warga setempat.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Awal pergantian tahun rupaya menjadi akhir hidup Nasri. Perempuan paruh baya ini ditemukan pingsan dan berujung meninggal di persil tempatnya bekerja.

Warga Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek ini ditemukan oleh kerabatnya sendiri, Karnawi sudah dalam kondisi tak sadarkan diri di persil 70 C RPH Nglunde, Rabu (1/1).

Karnawi yang bermaksud membawakan makan siang untuk almarhumah terkejut ketika melihat kondisi Nasri yang lunglai tak berdaya. Ia sempat berusaha meminta tolong dengan memanggil tetangga ladangnya. Namun, ternyata korban tak bisa diselamatkan.

"Saya membawakan makanan untuk dia, tapi sampai di ladang saya kaget, dia tergeletak. Rupanya ini sudah takdir, kami atas nama keluarga ikhlas," ujar Karnawi.

Sejumlah warga segera melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke pihak Polsek Kerek. Jajaran kepolisian segera mengadakan olah TKP untuk memastikan penyebab kematian korban.

Petugas medis dari puskesmas setempat turut dalam pemeriksaan jasad Nasri. Hasilnya, korban diketahui telah lama menderita sakit jantung dan hipertensi, serta telah menjadi pasien lama.

"Bu Nasri ini pasien jantung dan hipertensi berkala kami, mungkin ini penyebabnya," ujar tenaga medis Puskesmas Kerek.

Kopolsek Kerek, Iptu Kadeni membenarkan, jika di wilayah hukumnya telah ditemukan warga yang meninggal dunia secara mendadak di ladang dan pihaknya telah melakukan langkah prosedural. "Almarhum meninggal diduga kuat karena sakit jantung yang diidapnya," tutur Iptu Kadeni.

Ia menjelaskan, korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Sebab, keluarga korban telah ikhlas menerima kematian dan menolak untuk dilakukan autopsi. "Tentunya disertai surat pernyataan yang diketahui oleh kepala desa," utup Iptu Kadeni. (mun/gun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...