Qosim Usung Program Sapta Bhakti Bangsa di Pilbup Gresik 2020, Apa Saja?

Qosim Usung Program Sapta Bhakti Bangsa di Pilbup Gresik 2020, Apa Saja?

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ketua DPC PKB Gresik Moh. Qosim telah menyiapkan visi-misi dan program untuk ditawarkan kepada masyarakat dalam . Ia mengusung Sapta Bhakti Bangsa, yang merupakan tujuh pengabdian kepada masyarakat Gresik.

"Program ini merupakan penjabaran dari harapan dan cita-cita saya apabila terpilih sebagai Bupati Gresik pada . Visi-misi ini merupakan elaborasi dari Program Nawa Cita Presiden Jokowi dan Program Nawa Bhakti Satya Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa," ujar Qosim kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (29/12).

Qosim menjabarkan kandungan program Sapta Bhakti Bangsa. Ia mengatakan, program itu merupakan cita-cita dalam membangun Gresik 2021-2024. "Program ini merupakan wujud pengabdian yang akan saya lakukan kepada masyarakat Gresik apabila Allah menakdirkan saya terpilih menjadi Bupati Gresik masa bhakti 2021-2024," ungkapnya.

Ketujuhnya tertuang dalam Visi Gresik Agamis dan Sejahtera. Sasaran program ini untuk menjadikan kondisi masyarakat yang hidup dalam sistem tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta tata kaidah hubungan antara manusia dan lingkungannya yang dilandasi semangat kerukunan dan persaudaraan.

"Sejahtera di visi saya adalah hidup sehat jasmani dan rohani dengan terpenuhinya kebutuhan hidup, pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial sehingga tercipta rasa damai dan bahagia," katanya.

Kemudian untuk misinya adalah, memperkuat posisi Gresik Kota Wali dan Kota Santri yang ditandai dengan perilaku yang jujur, santun, dan saling menghormati satu sama lain dengan landasan nilai-nilai agama.

Kemudian, menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik melalui peningkatan pelayanan yang adil dan merata kepada masyarakat dengan mengedepankan prinsip kebersamaan, profesionalitas, kejujuran, dan akuntabilitas.

Selanjutnya, mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat secara merata melalui penggalian dan pengembangan potensi daerah, perluasan lapangan pekerjaan, penguatan ekonomi lokal, konsep ekonomi kerakyatan, dan pembangunan yang berwawasan lingkungan yang berorientasi pada kompetisi global selaras dengan tuntutan Revolusi 4.0.

"Dan, terakhir meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan derajat kesehatan, pendidikan, pemenuhan kebutuhan dasar, dan layanan sosial, sehingga memiliki daya saing yang tinggi," paparnya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO