Selasa, 25 Februari 2020 02:54

Janji Cawali Soal Surat Ijo, Rini: Risma saat Kampanye Janji Gratiskan, Kini Angkat Tangan

Senin, 25 November 2019 18:14 WIB
Editor: Tim
Janji Cawali Soal Surat Ijo, Rini: Risma saat Kampanye Janji Gratiskan, Kini Angkat Tangan
Tri Rismaharini. Foto: liputan6

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tak lama lagi Tri Rismaharini yang akrab dipanggil Risma akan segera mengakhiri jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya. Kini muncul banyak calon wali kota pengganti Risma. Yang menarik, di tengah hiruk-pikuk tebar pesona para kandidat itu kini muncul tuntutan dari sebagian warga Surabaya yang menuntut penyelesaian Surat Ijo untuk menjadi SHM.

Sebagian calon wali kota pun berjanji menyelesaikan kasus yang terus menggantung itu. Namun para penghuni rumah yang tanahnya masuk kawasan Surat Ijo tak percaya. Loh, kenapa?

“Bu Risma dulu saat kampanye juga janji dan mengaku sudah punya solusi untuk menyelesaikan tanah kawasan Surat Ijo, tapi setelah jadi wali kota ya janji tinggal janji. Padahal dulu saat debat publik janji akan menggratiskan Surat Ijo,” kata Rini, salah warga Kota Surabaya yang kini sibuk dengan status tanah Surat Ijo kepada BANGSAONLINE.com, Senin sore (25/11/2019).

“Makanya saya juga heran, Bu Risma dipuji-puji sebagai wali kota sukses. Wong janji kampanyenya di depan publik saja tak dipenuhi,” kata janda yang kini berprofesi sebagai makelar tanah itu.

“Coba lihat Surabaya bagian Utara, amburadul kan. Mana ada pembangunan yang menyejahterakan rakyat. Kalau pembangunan yang menguntungkan konglomerat banyak,” katanya.

Risma memang pernah berjanji akan menyelesaikan Surat Ijo saat debat publik sebagai calon wali kota. Risma bahkan mengaku sudah memiliki solusi terbaik untuk menyelesaikannya.

"Saya sudah temukan solusinya, tahun depan akan kami selesaikan masalah surat Ijo," janji Risma saat debat publik di arena DBL Surabaya, Jumat (27/11/2015) malam. Seperti dikutip Kompas.com, Risma juga berjanji akan menggratiskan pengurusan Surat Ijo bagi warga Surabaya. "Surat Ijo akan kami tuntaskan, tanpa dipungut biaya, atau gratis," tambahnya.

Persoalan Surat Ijo disinggung oleh pasangan Rasiyo-Lucy Kurniasari dalam sesi tanya jawab debat publik yang dimoderatori oleh Sandrina Malakiano. Menurut Rasiyo, lima tahun terakhir pemerintahan Risma gagal menyelesaikan persoalan warga Surabaya, di antaranya soal Surat Ijo. "Bagaimana bisa menyelesaikan masalah lainnya, jika masalah surat ijo saja belum bisa diselesaikan sampai hari ini. Warga hanya dibodohi saja," terang Rasiyo.

Surat Ijo adalah persoalan agraria yang sudah bertahun-tahun melanda warga kota Surabaya. Mereka tidak dapat menyurutkan tanah yang dia tempati, namun terus membayar retribusi kepada pemerintah. Pemegang ijin pemakaian tanah Surat Ijo di Surabaya mencapai 46.611 orang. Luasan tanah aset Pemkot Surabaya yang diterbitkan dalam bentuk Surat Ijo mencapai 8.319.081,62 meter persegi.

Lalu bagaimana tanggapan Risma? Para wartawan sudah beberapa kali mengonfirmasi masalah Surat Ijo ini kepada Risma. “Jadi itu nggak bisa. Sudah buntu. Aku sudah upaya ke mana-mana nggak bisa. Waktu awal aku nawar supaya pelepasan karena pelepasan asset tidak memberatkan tapi karena itu masuk pelepasan asset,” kata Risma di ruang kerjanya, Senin (11/2/2019) dikutip surayaonline.

Risma juga mengatakan warga yang menempati Surat Ijo harus tetap bayar sewa. Alasannya, karena dalam aturan administrasi pemerintahan harus ada hubungan hukum pada pemakai asset Pemkot Surabaya. Menurut dia, lahan Surat Ijo sudah tercatat sebagai asset Pemkot Surabaya.

“Nggak bisa dia menempati asset Pemkot lalu gak bayar. Nggak bisa kalau tidak ada hubungan hukum apa-apa. Kalau tak  ayar sewa ya ditarik, aku nggak mau dianggap merugikan Negara,” kata Risma sembari mengatakan bahwa rumah orang tuanya di Bratang juga berstatus Surat Ujo. Sampai kini, kata Risma juga tetap membayar sewa lahan sebagaimana ijin pemakaian tanah. Ia juga mencontohkan BUMN seperti TVRI yang menempati kawasan Surat Ijo di Mayjen Sungkono juga bayar sewa.

Karena itu Rini menganggap semua pejabat sama. “Ya kan berarti sama saja. Bu Risma saat ingin jadi walikota janji-janji di depan publik mau menyelesakan tanah Surat Ijo bahkan mau menggratiskan. Bu Risma bahkan bilang sudah punya solusi. Tapi faktanya juga tak ada realisasinya, Dia malah bilang buntu. Kini angkat tangan,” kata Rini. 

Dalam catatan BANGSAONLINE.com, para penghuni kawasan lahan Surat Ijo sudah berkali-kali menagih janji Risma. Di antaranya Perkumpulan Penghuni Tanah Surat Ijo Surabaya (P2TSIS). Ketua Harian P2TSIS Bambang Sudibyo mengaku menagih janji Wali Kota Risma. “Dulu sebelum ada Perda IPT, Wali Kota Risma pernah duduk bersama kami dan berjanji untuk mengurai masalah surat ijo agar bisa menjadi milik masyarakat sepenuhnya. Waktu itu saya lega sekali mendengarnya,” kata Bambang.

“Tapi tak berapa lama kemudian, malah muncul Perda IPT itu. Kali ini kami kembali menagih janji itu agar lahan kami yang masih berstatus surat ijo bisa menjadi SHM,” katanya.(tim)  

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...