Selasa, 26 Mei 2020 04:38

​Buka Suara Soal Bullying Siswa SMP di Doko, Begini Kata Bupati Blitar

Selasa, 05 November 2019 20:25 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
​Buka Suara Soal Bullying Siswa SMP di Doko, Begini Kata Bupati Blitar
Bupati Blitar Rijanto.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Bupati Blitar Rijanto buka suara terkait dugaan bullying terhadap salah satu siswa SMP di Kecamatan Doko. Dengan ramainya pemberitaan terkait kasus bullying ini, Rijanto menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk segera menangani.

Selain Dinas Pendidikan, bupati juga meminta Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mengawal kasus ini.

Dinas terkait ini, kata dia, harus berkoordinasi dan melakukan klarifikasi agar permasalahan tidak melebar dan segera menemui titik terang.

"Jangan sampai bullying ini kemudian mengganggu proses pendidikan. Untuk itu, secara tegas saya instruksikan dinas terkait segera turun tangan," ungkap Rijanto, Selasa (5/11).

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Budi Kusuma mengatakan, pihaknya telah mendatangi sekolah untuk mengklarifikasi masalah ini. Saat ini Dinas Pendidikan tengah mengupayakan agar korban mau bersekolah lagi. Dinas Pendidikan memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan, jika korban mau bersekolah lagi.

"Kami sedang mengupayakan agar anak ini mau kembali ke sekolah," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, orangtua siswa kelas VII sebuah SMPN di Kabupaten Blitar mengadu ke Satreskrim Polres Blitar. Pengaduan ini dilakukan setelah si anak trauma tak mau sekolah karena menjadi korban bullying teman-temannya sendiri. 

Keterangan keluarga, korban mendapatkan tindakan bullying terakhir saat Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10) lalu. Korban sempat pingsan dan diantar pulang ke rumah oleh pihak sekolah. Sebelumnya korban juga sudah beberapa kali mengeluhkan sakit di bagian tubuhnya. Keluarga juga sempat membawa korban ke RSUD Ngudi Waluyo untuk memeriksakan keluhan korban.

Menggapi aduan ini, Unit PPA merespon cepat dengan langsung melakukan penyelidikan serta memintai keterangan keluarga korban dan korban. Selain itu, petugas juga menggali informasi ke sekolah tempat aksi bullying tersebut dilakukan.

"Kanit PPA sudah koordinasi dengan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Kabupaten Blitar. Proses trauma healing kami utamakan. Karena berdasarkan informasi hal ini kan sesuatu yang sudah berulang kali dialami korban. Untuk itu kita pulihkan dulu psikis korban sambil berjalan proses penyelidikan," jelas Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto. (ina/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Sabtu, 23 Mei 2020 23:28 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*21. Unzhur kayfa fadhdhalnaa ba’dhahum ‘alaa ba’dhin walal-aakhiratu akbaru darajaatin wa-akbaru tafdhiilaanPerhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Dan kehidupan ...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...