Senin, 16 Desember 2019 06:35

Tampar 8 Pelajar SMK Muhammadiyah 2 Malang, Motivator Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 18 Oktober 2019 17:58 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Tampar 8 Pelajar SMK Muhammadiyah 2 Malang, Motivator Dilaporkan ke Polisi
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Malang, Nur Kholis, saat diwawancarai awak media, Jumat (18/10). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Delapan siswa kelas X SMK Muhammadiyah 2 Malang menjadi korban penamparan seorang motivator kawakan bernama Agus Setiawan alias Agus Piranhas. Penamparan tersebut, terjadi saat siswa kelas X, XI, dan XII jurusan TKJ dan Multimedia mengikuti seminar motivasi wirausaha.

Acara itu digelar oleh SMK Muhammadiyah 2 Malang dengan mendatangkan motivator, Kamis (17/10) kemarin.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh wartawan, aksi penamparan itu terjadi karena Agus merasa tersinggung atas sikap peserta (murid) yang mengikuti seminar. Ia kesal karena ditertawakan ketika salah input kata ‘Goblok’ menjadi ‘Goblog’.

“Siapa yang menertawakan soal salah input tadi,” tutur Agus kepada para peserta seminar sebagaimana keterangan sejumlah korban.

Saat itu mendadak suasana menjadi hening. Agus kemudian meminta siswa yang berada di deretan kursi terdepan untuk maju dan baris berjajar. Satu per satu siswa tersebut langsung ditampar secara keras.

“Suara tamparannya terdengar di kursi paling belakang,” ucap siswa kelas XII multimedia berinisial H yang kebetulan duduk di baris belakang saat seminar itu.

H juga sempat merekam peristiwa itu menggunakan Hp-nya. Ia juga mengunggahnya ke media social sehingga viral.

Bahkan, permasalahan ini sudah didengar oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Muhajir Effendi. Jumat (18/10) siang, kabarnya Wali Kota Malang Sutiaji bersama Kapolres Malang Kota AKBP Doni Alexander juga sidak ke SMK 2 Muhammadiyah untuk meminta keterangan ke sejumlah guru dan murid guna mengetahui permasalahan yang sebenarnya.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Malang Nur Kholis, S.Pd menyayangkan aksi penamparan terhadap siswanya tersebut. Apalagi, hal itu dilakukan oleh seorang motivator yang sudah dikenal banyak lembaga pendidikan.

“Kami merasa kecewa dan gak habis pikir. Kami baru kali pertama mengundangnya. Menurut pengakuan teman-teman (kepala sekolah lain, Red) yang pernah memakai jasanya, dia orang yang berkompeten di bidangnya. Testimoni pun juga ditunjukkan," ucap Nur.

Dia mengatakan telah menyerahkan proses tersebut sepenuhnya ke kepolisian. Sebab, ada salah satu wali murid yang tidak terima anaknya ditampar.

“Kami meminta kepada para orang tua korban terus membantu dan mensupport putra-putrinya agar tetap semangat, serta meminimalisir traumatis,” katanya.

Sementara Kepala Cabang Dinas Pendidikan Malang Ema Sumiati menuturkan, pihaknya sebatas mendampingi pihak sekolah. Sebab, saat ini permasalahan itu sudah dilimpahkan ke pihak kepolisian.

"Kami pun ke depannya akan lebih selektif lagi dalam mencari mitra, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Barang kali pihak motivator lagi khilaf waktu itu, namun tetap menjadi pelajaran berharga," tuturnya.

Akibat peristiwa ini, siswa-siswi dipulangkan lebih awal. Jika hari biasanya pukul 15.00, proses belajar mengajar diakhiri pukul 11.00 atau 13.00. (iwa/thu/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Sabtu, 14 Desember 2019 23:59 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Crystal Universe, akan menjadi andalan di Milenial Glow Garden (MGG), salah satu wahana baru Jatim Park 3 yang di-launcing pada Sabtu (14/12). Betapa tidak, di ruangan ini pengunjung akan dipikat dengan keindahan 5.433 l...
Sabtu, 14 Desember 2019 13:01 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Mengerikan! Itulah gambaran sikap saling serang atau saling bully antar penganut agama di media sosial (medsos). Tanpa risih dan tedeng aling-aling mereka saling serang dengan memakai kata-kata kasar, sadis, dan kejam. Mere...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...