Selasa, 11 Agustus 2020 10:40

Tampar 8 Pelajar SMK Muhammadiyah 2 Malang, Motivator Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 18 Oktober 2019 17:58 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Tampar 8 Pelajar SMK Muhammadiyah 2 Malang, Motivator Dilaporkan ke Polisi
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Malang, Nur Kholis, saat diwawancarai awak media, Jumat (18/10). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Delapan siswa kelas X SMK Muhammadiyah 2 Malang menjadi korban penamparan seorang motivator kawakan bernama Agus Setiawan alias Agus Piranhas. Penamparan tersebut, terjadi saat siswa kelas X, XI, dan XII jurusan TKJ dan Multimedia mengikuti seminar motivasi wirausaha.

Acara itu digelar oleh SMK Muhammadiyah 2 Malang dengan mendatangkan motivator, Kamis (17/10) kemarin.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh wartawan, aksi penamparan itu terjadi karena Agus merasa tersinggung atas sikap peserta (murid) yang mengikuti seminar. Ia kesal karena ditertawakan ketika salah input kata ‘Goblok’ menjadi ‘Goblog’.

“Siapa yang menertawakan soal salah input tadi,” tutur Agus kepada para peserta seminar sebagaimana keterangan sejumlah korban.

Saat itu mendadak suasana menjadi hening. Agus kemudian meminta siswa yang berada di deretan kursi terdepan untuk maju dan baris berjajar. Satu per satu siswa tersebut langsung ditampar secara keras.

“Suara tamparannya terdengar di kursi paling belakang,” ucap siswa kelas XII multimedia berinisial H yang kebetulan duduk di baris belakang saat seminar itu.

H juga sempat merekam peristiwa itu menggunakan Hp-nya. Ia juga mengunggahnya ke media social sehingga viral.

Bahkan, permasalahan ini sudah didengar oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Muhajir Effendi. Jumat (18/10) siang, kabarnya Wali Kota Malang Sutiaji bersama Kapolres Malang Kota AKBP Doni Alexander juga sidak ke SMK 2 Muhammadiyah untuk meminta keterangan ke sejumlah guru dan murid guna mengetahui permasalahan yang sebenarnya.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Malang Nur Kholis, S.Pd menyayangkan aksi penamparan terhadap siswanya tersebut. Apalagi, hal itu dilakukan oleh seorang motivator yang sudah dikenal banyak lembaga pendidikan.

“Kami merasa kecewa dan gak habis pikir. Kami baru kali pertama mengundangnya. Menurut pengakuan teman-teman (kepala sekolah lain, Red) yang pernah memakai jasanya, dia orang yang berkompeten di bidangnya. Testimoni pun juga ditunjukkan," ucap Nur.

Dia mengatakan telah menyerahkan proses tersebut sepenuhnya ke kepolisian. Sebab, ada salah satu wali murid yang tidak terima anaknya ditampar.

“Kami meminta kepada para orang tua korban terus membantu dan mensupport putra-putrinya agar tetap semangat, serta meminimalisir traumatis,” katanya.

Sementara Kepala Cabang Dinas Pendidikan Malang Ema Sumiati menuturkan, pihaknya sebatas mendampingi pihak sekolah. Sebab, saat ini permasalahan itu sudah dilimpahkan ke pihak kepolisian.

"Kami pun ke depannya akan lebih selektif lagi dalam mencari mitra, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Barang kali pihak motivator lagi khilaf waktu itu, namun tetap menjadi pelajaran berharga," tuturnya.

Akibat peristiwa ini, siswa-siswi dipulangkan lebih awal. Jika hari biasanya pukul 15.00, proses belajar mengajar diakhiri pukul 11.00 atau 13.00. (iwa/thu/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...