Jumat, 10 Juli 2020 01:20

Operasi Yustisi dan Narkoba, Petugas Gabungan di Sidoarjo Sasar Kos-kosan

Kamis, 12 September 2019 23:12 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Operasi Yustisi dan Narkoba, Petugas Gabungan di Sidoarjo Sasar Kos-kosan
Para penghuni kos-kosan antre mengikuti tes urine.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebagai salah satu kota terbesar di Jawa Timur, kota Delta menjadi tempat berlabuh bagi para pengadu nasib. Jumlah penduduk melonjak, diikuti dengan berbagai permasalahan sosial yang ada. Bahkan, Sidoarjo menjadi lahan basah dalam peredaran barang haram Narkoba.

Hal itu diakui oleh Widiantoro Basuki, Kepala Satpol PP Sidoarjo. Pihaknya menggandeng tim gabungan TNI/Polri dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo dalam operasi Yustisi dan Narkoba, kamis(12/9). “Meminimalisir penyakit masyarakat (pekat),” ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Wiwid itu menambahkan, bahwa operasi tersebut bersifat multi sasaran. Mulai dari ketertiban, keamanan, hingga peredaran narkoba. “Termasuk data kependudukan, banyak para pendatang yang belum berstatus penduduk Sidoarjo,” ungkapnya.

Hal tersebut diketahui saat pihaknya melakukan razia di tempat kos di beberapa kawasan kota. Antara lain Magersari, Taman Pinang, Jati Selatan, Kwadengan, hingga Pondok Jati. Hasilnya, terdapat 18 penghuni kos tidak memiliki keterangan untuk tinggal di Sidoarjo. “Baik KTP maupun Kartu Identitas Penduduk Musiman (Kipem),” tuturnya.

Padahal, sesuai peraturan, para penghuni yang sudah berdomisili di kota Delta lebih dari setahun harus bisa menunjukkan identitas tersebut. “Hal ini penting, untuk mengontrol jumlah penduduk,” papar Wiwid. Pihaknya pun berupaya melakukan sosialisasi dan pengawasan terhadap masalah kependudukan tersebut. “Operasi akan rutin kami gelar setiap bulan,” paparnya.

Padahal sesuai peraturan, penghuni kos yang berdomisili lebih dari satu tahun, harus memiliki surat domisili maupun Kartu Identitas Penduduk Musiman (Kipem). "Seharusnya mempunyai surat domisili dan hal ini terus kami sosialisasikan setiap operasi," terangnya.

Sementara itu, Kasi Pemberantasan BNNK Sidoarjo Kompol Purwito menyebut bahwa kawasan razia disinyalir menjadi tempat peredaran narkoba. “Informasi dari beberapa pasien rehabilitasi kami,” jelas Purwito. Sayangnya, saat melakukan razia, pihaknya tidak berhasil menemukan bukti kuat peredarn narkoba.

“Sudah melakukan tes urine kepada 60 penghuni. Hasilnya negatif,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengerahkan anjing pelacak yang memeriksa tiap sudut kamar kos. “Beberapa penghuni tidak ada di tempat,” sebutnya. Pihaknya tidak menyerah, bahkan dalam waktu dekat akan melakukan razia kembali. “Termasuk di tempat hiburan malam dan beberapa kawasan lainnya,” pungkas Purwito. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...