Selasa, 15 Oktober 2019 19:23

Pelajar Papua Ikut Agustusan di Mapolres Blitar Kota

Rabu, 21 Agustus 2019 21:50 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Pelajar Papua Ikut Agustusan di Mapolres Blitar Kota
Kapolres Blitar AKBP Adewira Negara Siregar (kanan) kalah cepat dengan pelajar asal Papua saat lomba makan kerupuk.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pelajar asal Papua yang tengah menempuh pendidikan tingkat SMA di Kota Blitar mengikuti lomba Agustusan di Mapolres Blitar Kota. Mereka mengikuti berbagai lomba khas peringatan hari kemerdekaan seperti lomba makan kerupuk bersama Kapolres dan anggota Polres Blitar Kota, Rabu (21/8/2019).

Tidak terprovokasi konflik dan kerusuhan di Papua dan Papua Barat yang terjadi beberapa hari terakhir, mereka justru terlihat kompak berbaur bersama peserta lain dari SMA/SMK se Kota Blitar.

Sarce Bano, pelajar asal Jayapura Papua mengatakan, dirinya menginginkan situasi Papua kembali seperti semula. "Aku berharap kembali seperti semula, aman-aman aja baik-baik aja," ungkap Sarce Bano usai mengikuti lomba makan kerupuk.

Sementara Kapolres Blitar AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, pihaknya menjamin keamanan pelajar-pelajar Papua yang tengah menempuh ilmu di Kota Blitar. Ia meminta mereka tidak khawatir dengan situasi yang berkembang saat ini.

"Kita jamin mereka aman tenang dalam menjalakan kegiatan belajar di Kota Blitar. Mereka putra terbaik Papua yang dikirim ke Kota Blitar. Untuk itu kami menjamin mereka belajar dengan baik dan berprestasi," jelas AKBP Adewira Negara Siregar.

Trisilo Budi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Blitar Raya mengatakan di Kota Blitar ada 21 pelajar tingkat SMA yang berasal dari berbagai Kabupaten di provinsi Papua dan Papua Barat. Mereka bersekolah di SMA dan SMK di Kota Blitar melalui program beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM). Di Jatim ada sembilan daerah tujuan program beasiswa ADEM, salah satunya Kota Blitar.

"Untuk Kota Blitar ada 21 siswa dari Papua dan Papua Barat. Program ini berjalan selama empat tahun terakhir. Dan selama empat tahun ini siswa-siswi Papua yang sedang belajar di Kota Blitar berbaur dengan warga lokal Blitar mereka berbaur. Tidak ada diskriminasi, mereka saling membantu," ungkap Trisilo. (ina/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...