Senin, 21 Oktober 2019 06:16

Polres Bangkalan Ungkap Sindikat Penadah dan Pencurian Motor

Senin, 19 Agustus 2019 14:06 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Subaidah
Polres Bangkalan Ungkap Sindikat Penadah dan Pencurian Motor
Wakapolres Bangkalan Kompol Hendy Kurniawan didampingi Kasubbag Humas Iptu Suyitno membeberkan barang bukti di Mapolres Bangkalan, Senin (19/08/2019).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Polres Bangkalan mengungkap 4 kasus pencurian motor di beberapa lokasi wilayah hukum Kabupaten Bangkalan, Senin (19/08/2019). Dari pengungkapan kasus itu, Polres Bangkalan mengamankan dua tersangka, yakni Ibnu (23) warga Dusun Dabung Desa Macajah Kecamatan Tanjung Bumi, dan Munili (42) warga Desa Blungkeng Kecamatan Sepuluh Kabupataen Bangkalan.

Wakapolres Bangkalan Kompol Hendy Kurniawan mengatakan, kedua pelaku adalah sindikat. Yakni, satu tersangka adalah pelaku pencurian motor, sedangkan satu lagi sebagai penadahnya.

"Mereka melakukan pencurian motor di depan Cafe Mie Perang, depan Pasar Senenan, di depan Kumon, dan di depan Masjid Mubarok," jelas Wakapolres dalam rilis pers yang digelar di Mapolres Bangkalan, Senin (19/8).

Dalam kesempatan itu Wakapolres menyampaikan kronologi penangkapan kedua pelaku. Yakni bermula pada Jumat 16 Agustus 2019 sekitar pukul 13.00 WIB, ketika unit opsnal melakukan penggerebekan di rumah warga Kecamatan Tanjung Bumi yang diduga sebagai tempat penadah jual beli sepeda motor.

Dalam penggerebekan, polisi mengamankan Ibnu (23). Setelah melakukan interogasi, diketahui bahwa sebelumnya Ibnu melakukan pencurian motor bersama Munili (42).

Ketika melakukan penangkapan terhadap Munili, petugas juga mendapati sepeda motor hasil curian dengan Hp yang tersimpan di jok sepeda milik korban.

Motif pencurian menurut keterangan tersangka, untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membeli rokok.

Selain 4 TKP di Bangkalan Kota, menurut wakapolres, tersangka Ibnu dan Munili telah melakukan pencurian di 4 TKP lainnya di Bangkalan Kota dan 3 TKP di Kec. Klampis.

Dalam kasus ini, kedua tersangka akan terjerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (ida/uzi/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...