Ipda Agung Intama, Kasi Humas Polres Bangkalan
BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Korban dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum lora Pondok Pesantren Nurul Karomah, Kecamatan Galis, dilaporkan hilang sejak 7 Januari 2026. Hingga dua pekan berlalu, keberadaan korban belum diketahui.
Polres Bangkalan masih melakukan pencarian, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Polisi juga terus mendalami kasus hilangnya korban yang sebelumnya telah melaporkan dugaan pencabulan.
BACA JUGA:
- Jelang Iduladha, Pasar Tumpah dan Jual Beli Kurban Picu Macet Parah di Blega dan Patemon Bangkalan
- Tidur di Masjid Jadi Petunjuk, Pencuri Laptop Mahasiswa UTM Dibekuk Polres Bangkalan
- Diduga Tilap Uang Rp1,2 Juta, Mantan Karyawan Klinik di Bangkalan Ngaku Diminta Bayar Rp200 Juta
- ABK Kapal Kargo Ditemukan Tewas Terapung di Perairan Bangkalan
Kasihumas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama mengatakan, penyidik telah memeriksa lima orang saksi terkait peristiwa tersebut.
Selain memeriksa saksi, Satreskrim Polres Bangkalan juga melakukan penelusuran ke sejumlah lokasi di luar daerah. Namun, korban belum berhasil ditemukan.
“Untuk sementara, itu yang sudah kami lakukan. Jika ada perkembangan lain akan kami update,” ujar Agung, Kamis (22/1/2026).
Sementara itu, pihak keluarga korban mengungkapkan adanya kejanggalan setelah korban dinyatakan hilang.
Salah seorang anggota keluarga korban, Fitriyah, menyebut keluarga terduga pelaku beberapa kali mendatangi rumah korban.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




