Sabtu, 17 Agustus 2019 23:04

Dua Pelari Surabaya Marathon Meninggal, Pemkot Sampaikan Belasungkawa

Senin, 05 Agustus 2019 01:14 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Dua Pelari Surabaya Marathon Meninggal, Pemkot Sampaikan Belasungkawa
Para peserta Surabaya Marathon 2019.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga atas meninggalnya dua orang pelari yang mengikuti kegiatan Surabaya Marathon 2019.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M Fikser menyampaikan, kedua orang peserta Surabaya Marathon itu meninggal diketahui dari kategori lari 10 Kilometer. Dengan nomor peserta 5755 dan 5721.

“Kami dari Pemkot Surabaya turut belasungkawa atas meninggalnya dua pelari yang ikut dalam Surabaya Marathon ini,” kata Fikser saat ditemui di kantornya, Ahad (04/08/2019).

Ia menjelaskan, informasi awal yang diterima, kedua pelari itu sebelum tiba di garis finish sempat mengalami pingsan dan mendapat pertolongan dari tim medis. Bahkan, kedua pelari itu juga sempat dilarikan ke IGD RSU Dr. Soetomo Surabaya agar mendapat penanganan lebih lanjut namun nyawanya tidak tertolong.

(Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M Fikser)

“BPB dan Linmas langsung ke lokasi IGD RSU Dr. Soetomo untuk melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan panitia dan menghubungi pihak keluarga,” katanya.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan alasan meninggalnya kedua peserta itu secara medis. Akan tetapi, Pemkot Surabaya memastikan telah memberikan perhatian khusus untuk bagaimana mem-back up panitia agar kedua jenazah itu bisa kembali ke keluarga.

“Kita berkolaborasi dengan panitia dan kita menghubungi pihak keluarga, kita koordinasi untuk bagaimana jenazah cepat kembali ke pihak keluarga,” jelasnya.

Pria kelahiran Serui ini juga menuturkan, bahwa sebelumnya pihaknya telah mem-back up kegiatan ini dengan menyiapkan semua kebutuhan, seperti petugas medis ataupun ambulans di titik-titik lokasi istirahat. “Di setiap spot-spot itu kami sudah siapkan petugas medis dan ambulans,” tuturnya.

Kendati demikian, pihaknya menyebut untuk seluruh biaya administrasi yang ditimbulkan atas kejadian ini, nantinya akan ditanggung oleh panitia. Tentunya untuk ke depan, panitia akan kembali melakukan evaluasi-evaluasi, terutama terkait kesiapan para pelari sebelum mengikuti event tahunan ini.

“Tentunya panitia akan melakukan evaluasi-evaluasi, terutama bagi (kesehatan) para pelari. Tapi memang selama ini verifikasi sudah dilakukan, sebelum mendapatkan nomor peserta,” pungkasnya. (ian/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...