Selasa, 11 Agustus 2020 13:53

Warga Berharap Pemerintah Ambil Langkah Konkret untuk Atasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg

Kamis, 01 Agustus 2019 13:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Warga Berharap Pemerintah Ambil Langkah Konkret untuk Atasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg
Turmudi salah seorang warga. (foto: Yuniardi Sutondo/ BANGSAONLINE)

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kilogram (kg) di Pacitan masih terjadi. Bahkan untuk memperoleh gas melon itu, warga di Desa Arjowinangun harus rela mengantre dan berdesakan di pangkalan elpiji setempat. Hal ini disampaikan Turmudi, salah seorang warga yang juga ikut mengantre.

Untuk itu, ia berharap Pemkab Pacitan dan jajaran terkait bisa segera bersikap. "Kami berharap kelangkaan gas elpiji ini bisa segera teratasi," ujarnya, Kamis (1/8).

Sebab, ia merasa iba dengan warga yang sudah berumur ikut mengantre untuk mendapat elpiji. Bahkan, ia mengungkapkan ada seorang warga sampai mengalami cedera lantaran berdesakan saat mengantre.

"Kasihan ada seorang warga kira-kira berusia 25 tahun dan tuna daksa akhirnya cedera tangannya, gara-gara berdesakan antre gas. Banyak juga warga yang marah-marah karena tidak mendapat jatah gas. Pihak pangkalan mengatakan sudah habis," kata Turmudi seraya menyatakan peristiwa itu terjadi sepekan yang lalu.

Pensiunan ASN ini juga menduga ada permainan di tingkat pangkalan, agen, maupun pengecer. 

Namun, hal ini dibantah oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekkab Pacitan Joni Maryono. Ia menegaskan tidak ada permainan di tingkat distributor. Namun kalau di pengecer, ia tidak bisa memastikan. Sebab saat ini memang tengah terjadi kepanikan pasar lantaran ada space harga yang cukup tinggi.

"Kalau pangkalan nggak akan berani melakukan penimbunan. Sebab mereka terus dipantau sama Pertamina," tuturnya.

Terkait hal tersebut, ia berjanji akan berkoordinasi dengan bupati. Menurutnya, belum lama ini sudah ada surat edaran agar ASN tidak membeli gas melon. "Hari ini akan kami bahas sama Pak Bupati," janjinya. (yun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...