Selasa, 15 Oktober 2019 19:31

Sidak ke Pangkalan dan Agen, TPID Pemkab Pacitan Tegaskan Tidak Ada Kelangkaan Elpiji 3 Kg

Jumat, 20 September 2019 18:27 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Sidak ke Pangkalan dan Agen, TPID Pemkab Pacitan Tegaskan Tidak Ada Kelangkaan Elpiji 3 Kg
Ilustrasi: SPBE. foto: Tribun Makassar

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemkab Pacitan langsung bergerak cepat melakukan tinjau lapangan begitu mendapat kabar adanya kelangkaan elpiji bersubsidi ukuran 3 kg. Tim yang terdiri dari Satpol PP, Kepolisian, Disperindag, Diskominfo, dan Bagian Perekonomian itu mendatangi beberapa pangkalan gas, SPBE, dan juga agen penjual gas elpiji guna memastikan kebenaran kabar tersebut.

Kabag Perekonomian Setkab Pacitan, Mulyadi menegaskan, peninjauan yang dilakukan bersama personil OPD lintas sektor dan pihak kepolisian untuk memastikan kabar kelangkaan elpiji 3 kg. Peninjauan dilakukan baik ke SPBE, pangkalan, dan agen penjual gas elpiji.

"Kami juga berkoordinasi dengan pihak Pertamina, hasilnya stok elpiji masih mencukupi dan tidak ditemukan kelangkaan," katanya, Jumat (20/9).

Tak hanya itu, Mulyadi bersama tim juga mendatangi warung milik Tukijem yang berlokasi di Timur Pendopo Pemkab Pacitan, guna memastikan kebenaran adanya pemberitaan kelangkaan gas melon tersebut. "Saat kami cek ke warung, ia (Tukijem) tidak ada. Kata anaknya lagi arisan RT. Masa siang-siang arisan RT? Kami juga sempat menemukan adanya gas melon di warung tersebut. Artinya kan tidak langka Mas (wartawan)," jelas mantan Sekretaris Dinas Pangan ini pada wartawan.

Mulyadi berharap kepada semua pihak untuk bersinergi, agar Pacitan lebih kondusif dan tenteram. "Kami harapkan Pacitan bisa lebih kondusif dan tercipta ketenteraman," tuturnya.

Sementara itu, Tukijem yang dimintai keterangan wartawan terkait masih adanya elpiji yang digunakan memasak saat TPID melakukan sidak ke warungnya, mengakui pihaknya memang memiliki dua tabung elpiji. "Memang saya ada dua tabung. Yang satu terpasang di kompor, dan satunya kosong, sebab belum bisa menukar dengan tabung yang sudah diisi di agen penjual gas," katanya. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...