Kamis, 09 Juli 2020 06:07

Harga Batu Bata Merah di Pacitan Anjlok

Rabu, 27 November 2019 14:05 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Harga Batu Bata Merah di Pacitan Anjlok
Sutrisno, salah seorang perajin bata merah di Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dalam beberapa bulan ini harga bata merah di Pacitan, anjlok. Menurut Sutrisno, salah seorang perajin bata merah di Desa Wonogondo, Kecamatan Kebonagung, saat ini untuk seribu batu bata merah hanya bisa terjual seharga Rp 650 ribu.

"Itu harga di tempat, kalau sampai tujuan hanya selisih Rp 50 ribu," kata Sutrisno, saat ditemui di sela-sela kesibukannya mengirim bata pesanan ke Pacitan, Rabu (27/11).

Menurut dia, sebelumnya harga bata merah masih tertahan di kisaran Rp 700 ribu di tempat. Sedangkan kalau sampai tujuan paling murah bisa mencapai Rp 750 ribu.

"Semua bergantung lokasi pengiriman. Kalau semakin jauh tentu ada konsekuensi biaya," jelas pria yang sudah hampir 20 tahun lebih menekuni usaha pembuatan material bangunan berbahan tanah liat tersebut.

Menurut dia, harga bata merah di Pacitan lebih dipengaruhi situasi perekonomian masyarakat. Utamanya konsumen yang berdomisili di wilayah Kecamatan Ngadirojo dan Sudimoro. Sebab hampir mayoritas masyarakat di dua kecamatan itu bergantung dari hasil perkebunan cengkih.

"Sekarang ini harga cengkih cenderung menurun. Sehingga banyak masyarakat yang mengurungkan niatnya untuk membangun atau merenovasi kediamannya. Kalaupun ada yang membangun, mereka lebih memilih bahan material lainnya. Seperti batako atau bata ringan pabrikan. Itu yang paling memengaruhi harga batu bata merah turun," beber pria kelahiran 1972 silam ini pada media.

Ditanya soal omzet dari proyek fisik konstruksi, Sutrisno mengakui hanya dari situ ia bisa bertahan. Sebab kalau mengandalkan pesanan dari perseorangan relatif kecil.

"Ya hanya dari pesanan pemborong, omset batu bata merah kami masih bisa bertahan. Apapun kondisinya, usaha ini masih tetap saya pertahankan. Sebab karena memproduksi boto (bata merah), anak semata wayang saya bisa selesai sekolah dan saat ini bisa lolos menjadi anggota Polisi di Polres Pacitan," katanya bangga. (yun/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...