Mau Akuisisi Pabrik Rokok, Barong Grup Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Mau Akuisisi Pabrik Rokok, Barong Grup Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur Owner Barong Grup, Gus Lilur, ketika berkonsultasi dengan Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia, Danang Waskito, bersama sejumlah staf KBRI. Foto: Ist

BANGSAONLINE.com - Owner Bandar Rokok Nusantara Global (Barong) Grup, HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur, melakukan konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur terkait rencana pembelian pabrik rokok di Malaysia, Senin (16/3/2026).

Pengusaha asal Situbondo itu menjelaskan, Malaysia tidak lagi menerbitkan izin baru pendirian pabrik rokok. 

“Terkait itu maka membeli pabrik rokok lama menjadi penting untuk dilakukan, jika ingin memproduksi rokok di Malaysia. Tentunya sekaligus menjual tembakau ke pabrik rokok di Malaysia,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Gus Lilur diterima Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia, Danang Waskito, bersama sejumlah staf KBRI.

“Setelah saya kembali ke Hotel JW Marriot Kuala Lumpur, Ibu Azizah Rahmaniar Salam Atase Perdagangan KBRI mengirimkan nomor kontak seorang pengacara Malaysia yang akan membantu Barong Grup melakukan akuisisi perusahaan,” ucap Gus Lilur.

Ia menambahkan, pertemuan lanjutan dengan pengacara Malaysia dilakukan di Cloud 9 Cafe Paviliun Elit Bukit Bintang Plaza Kuala Lumpur. 

“Saya bahagia sebagai Warga Negara Republik Indonesia yang sedang berada di luar negeri, serasa menemukan rumah orangtua untuk berkonsultasi. Apalagi kemudian dibantu mendapatkan solusi,” paparnya. (mdr/mar)