Minggu, 09 Agustus 2020 03:42

​Menteri Jonan Tantang Kiai Asep Dirikan Empat SPPBE Lagi

Sabtu, 27 Juli 2019 14:17 WIB
Editor: Em Mas'ud Adnan
Wartawan: tim
​Menteri Jonan Tantang Kiai Asep Dirikan Empat SPPBE Lagi
Menteri Jonan bersama Kiai Asep dan Dr Ir KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah, pengasuh Pesantren Tebuireng), KH As’ad Said Ali (mantan Waka BIN), Mas’ud Ali (Direktur Utama Pertamina) dan Pungkasiadi (Wakil Bupati Mojokerto) menekan tombol peresmian SPPBE Amanatul Ummah di Kembangkenongo Pacet Mojokoerto Jawa Timur, Jumat (25/7/2019). foto: istimewa/bangsaonline.com

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menantang Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA untuk mendirikan empat Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) lagi. Tantangan Menteri Jonan itu disampaikan saat peresmian SPPBE milik Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Desa Tanjungkenongo Kecamatan Pacet Kabuapten Mojokerto Jawa Timur, Jumat (25/7/2019).

“Kalau satu (SPPBE), paling keuntungannya tiap bulan hanya Rp 200 juta,” kata Menteri Jonan saat memberi sambutan. Karena itu, Menteri Jonan mengulangi pernyataan agar Kiai Asep mendirikan empat SPPBE lagi.

Mendengar tantangan Menteri Jonan itu, Kiai Asep tersenyum. Sebelumnya, saat sambutan Kiai Asep mengatakan bahwa keuntungan pendirian SPPBE itu akan disumbangkan untuk biaya operasional Institut KH Abdul Chalim. Menurut dia, biaya operasional Institut KH Abdul Chalim tiap bulan mencapai Rp 1 miliar. Dari Rp 1 miliar itu, Rp 300 juta di antaranya untuk biaya makan.

Menurut Kiai Asep, Institut KH Abdul Chalim masih berakreditasi B karena belum pernah meluluskan mahasiswa. Jadi nilainya belum sempurna. “Insyaallah tahun depan segera mendapatkan akreditasi A dan menjadi jujukan masyarakat Mojokerto dalam melanjutkan sekolah,“ katanya.

Karena itu, ia sangat optimis Institut KH Abdul Chalim itu akan besar dan maju. “Berapa pun dapatnya, SPPBE ini kami serahkan ke institut, sehingga mengurangi pengeluaran saya. Karena selama ini saya sendiri yang harus mengeluarkan operasional untuk kampus,” kata Kiai Asep.

Ia berharap bisnis SPPBE ini segera berkembang. Ia akan membentuk agen-agen elpiji di beberapa tempat. “Sehingga kalau bisa tidak hanya menyuplai (dana operasional kampus), paling tidak pas (pendapatan bisnis menutup dana operasional kampus),” kata Kiai Asep sembari mengungkapkan bahwa salah satu lembaga pendidikannya bernama Hikmatul Amanah yang meiliki 1000 siswa seratus persen gratis.

Untuk menandai peresmian SPPBE ini, Menteri Jonan bersama Kiai Asep dan Dr Ir KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah, pengasuh Pesantren Tebuireng), KH As’ad Said Ali (mantan Waka BIN), Mas’ud Ali (Direktur Utama Pertamina) dan Pungkasiadi (Wakil Bupati Mojokerto) memencet tombol sirine.

Menteri Jonan dan Kiai Asep kemudian meninjau kesiapan pengoperasian SPPBE ini. “Saya harap SPPBE ini selalu dapat memperhatikan SOP (standar operasional prosedur) dengan baik dan disiplin. Semuanya harus sesuai aturan dan aman,” kata Jonan. "Yang terpenting adalah mengutamakan keselamatan kerja. Hati-hati jangan sampai ada yang merokok di tempat (SPPBE) ini," pinta Menteri Jonan.

Usai meninjau kesiapan pengoperasian SPPBE Amanatul Ummah ini, Menteri Jonan memberikan kuliah umum tentang makna energi berkeadilan dengan tema "Menuju Indonesia Yang Adil dan Makmur" di Institut KH. Abdul Chalim. Acara ini dihadiri sekitar 500 kiai dari seluruh wilayah Jawa Timur.

Ternyata Pondok Pesantren Amanatul Ummah tidak hanya merintis bisnis gas. Kiai Asep juga sedang merambah bisnis air mineral. Bahkan usai acara, Kiai Asep Abdul Chalim mengajak KH As’ad Said Ali dan HARIAN BANGSA serta BANGSAONLINE.com, untuk mengunjungi pusat air mineral yang kini sedang dalam proses finishing. “Bulan depan sudah berproduksi,” tutur Kiai Asep Saifuddin Chalim kepada BANGSAONLINE.com. (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...