Senin, 26 Agustus 2019 10:51

Naga, Bocah Kelas 3 SD yang Merawat Ibunya Seorang Diri, Tiap Hari Cari Nafkah dengan Mengamen

Senin, 15 Juli 2019 08:40 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Naga, Bocah Kelas 3 SD yang Merawat Ibunya Seorang Diri, Tiap Hari Cari Nafkah dengan Mengamen
Wali Kota Malang Sutiaji saat berdialog dengan Siti Aisyah, ibunda Naga, di kontrakannya Jalan Borobudur gang 4B/5 Blimbing Kota Malang, Ahad (14/07).

MALANG, BANGSAONLINE.com - Naga, bocah kelas 3 salah satu SD di Kota Malang ini tidak bisa bermain layaknya anak-anak seumurannya. Pasalnya, bocah 8 tahun asal Jalan Borobudur gang IV B/5 Blimbing Kota Malang harus berjuang seorang diri untuk merawat ibunya, Siti Aisyah (33), yang saat ini sedang sakit.

Ia pun rela mengamen di jalanan demi mendapatkan nafkah untuk menghidupi ibunda tercintanya. Siti Aisyah, ibundanya, sampai saat ini masih kesulitan menggerakkan kaki dan tangannya, pasca mengalami kecelakaan di Kabupaten Bondowoso pada bulan Mei tahun 2019 lalu. 

Kisah pilu Naga ini viral di media sosial. Hal ini membuat Wali Kota Malang Sutiaji dan PWI Malang Raya serta para relawan lain tergerak untuk membantu Naga dan ibundanya.

Ahad (14/7) kemarin, Sutiaji berkunjung ke rumah Naga. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada media serta komunitas sosial media yang telah menginformasikan kondisi sebenarnya dari ibunda Naga.

"Sudah barang tentu segera dicarikan solusi dan dilakukan penanganan lebih lanjut. Kami telah memerintahkan kepada tim yakni Dinkes dan pihak terkait, untuk segera memberikan pendampingan dan menindaklanjutinya. Alhamdulillah, Pemkot Malang telah berupaya menguruskan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) sekaligus memasukkannya ke peserta BPJS," ujar Sutiaji.

"Rujukan pemeriksaan ke rumah sakit serta pendampingan segera kita urus secepatnya. Supaya ananda Naga bisa fokus belajar," tutur Sutiaji.

"Insya Allah jika sudah sembuh, Naga bersama ibunya akan kita tempatkan di Desaku Menanti Tlogowaru. Namun kita lihat dulu perkembangannya lebih lanjut seperti apa," kata Sutiaji.

Sementara Ketua PWI Malang Raya M. Ariful Huda siap melakukan penggalangan dana untuk Naga. "PWI Malang Raya siap dan standby sewaktu-waktu dibutuhkan, baik penggalangan maupun mengawalnya," tukasnya. (iwa/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...