Rabu, 21 Agustus 2019 06:37

Batu Akik Kembali Menggeliat di Pacitan

Sabtu, 06 Juli 2019 16:10 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Batu Akik Kembali Menggeliat di Pacitan
Ilustrasi salah satu batu akik jenis kalsidoni yang kembali diburu masyarakat.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Meski pasarnya tengah terpuruk, namun animo pembelian batu akik di Pacitan mulai meningkat. Hal tersebut seperti disampaikan Agus Hermawan, salah seorang kolektor dan perajin batu akik di Pacitan, Sabtu (6/7).

Menurut Agus, saat ini mayoritas bebatuan kelas atas yang kembali diburu kolektor dari luar daerah. Utamanya batu jenis kalsidoni, baik merah, kuning, putih serta motif bergambar. Diakuinya harga bebatuan mulia itu memang tak semahal saat masih booming, beberapa tahun lalu. Kendati begitu, Agus menyebut untuk satu batu mulia dengan pancaran warna yang memukau, bisa terjual tak kurang dari Rp 2 juta sampai Rp 5 juta.

"Namun untuk bebatuan biasa paling hanya ratusan ribu rupiah per biji. Itu masih loose stone, belum ada ikat atau embannya," terang Agus.

Kalau sudah memakai ikat atau emban, harga juga melihat bahan logam yang digunakan. Kalau jenis perak atau titanium harganya juga sedikit mahal. Apalagi bahan perak, sebab akan dihitung berdasarkan berat dan ongkos pembuatannya.

"Apalagi kalau ikatnya emas, bisa mencapai puluhan juta. Ya bergantung kadar dan beratnya ikat. Belum lagi dengan batunya. Kalau bebatuan kelas, pasti harganya jauh lebih mahal ketimbang harga sebuah mobil kinyis-kinyis," kata Agus berkelakar.

Seiring fenomena menggeliatnya kembali batu akik, ia berharap hal itu bisa berdampak pada perekonomian masyarakat. "Ya termasuk kasus Hepatitis A ini akan bisa terlupakan seiring menggeliatnya kembali bebatuan akik di Pacitan," harapnya. (yun/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...