Rabu, 27 Januari 2021 16:27

Seperti Apa Aura dan Kekuatan Mistis Batu Akik Pacitan? Ini Penjelasan Kolektor

Senin, 25 Februari 2019 12:28 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Seperti Apa Aura dan Kekuatan Mistis Batu Akik Pacitan? Ini Penjelasan Kolektor
Ilustrasi batu akik jenis Natural Redist Orange Raflessia. foto: Batupermata

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Pesona batu akik yang empat tahun lalu banyak menghiasi jemari masyarakat di Pacitan, sekarang ini seakan redup bahkan nyaris padam. Akan tetapi sejatinya, keindahan bebatuan mulia itu masih menjadi sebuah sugesti kuat bagi sebagian kolektor yang ada. 

Tak hanya soal keindahan pancaran warna batu serta jenisnya. Namun, aura mistis banyak diyakini masih menjadi sebuah kepercayaan bagi para kolektor. Hal tersebut seperti disampaikan Agus, salah seorang kolektor batu akik asli Pacitan.

"Sugesti memang ada. Kalau khodam (energi mistis, penghuni sebuah pusaka atau benda bertuah, red) memang suka berdiam di sebuah keris (besi), bebatuan (akik), foto, ataupun lukisan. Nah soal bebatuan, memang belum bisa mengalahkan bebatuan dari Pacitan kalau soal aura mistis yang tersimpan," ujarnya, Senin (25/2).

Ia lantas menjelaskan kepercayaan tersebut dari sudut pandang Islam. Menurut Agus, khodam bisa berwujud berbagai rupa, di antaranya adalah jin atau iblis.

"Azazil (jin/iblis, red) adalah salah satu makhluk Allah SWT yang tak mau bersujud pada sang khalik ketika Adam dan Hawa mulai diciptakan. Karena kesombongannya itulah, ia dikutuk oleh Allah dan dibuanglah ke bumi meski dengan bermacam permintaan," ceritanya.

"Dulu kala, Azazil bermuka tampan. Namun karena kutukan, dia berubah wajah sangat menyeramkan dan disebutlah sebagai syetan. Banyak permintaan yang dia ajukan ke Allah SWT. Satu di antaranya mengajak dan menggoda manusia agar ikut bersamanya ke neraka. Selama hidup di bumi, Azazil sangat menyukai tempat-tempat seperti lautan, kamar mandi, dan satu di antaranya seperti di bebatuan," jelas Agus yang sekarang ini mulai hijrah dan banyak meninggalkan hal-hal mistis.

Karena itulah, tak salah jika banyak penggemar batu yang meyakini bahwa khodam banyak tersimpan di bebatuan akik. Apalagi bebatuan yang berasal dari bumi Pacitan. Bicara soal mistis dalam bebatuan akik, lanjut Agus, ada dua hal yang perlu dipahami.

"Satu mistis karena alam, dan mistis karena proses transformasi dari seseorang atau istilah Jawa disebut dengan sangen. Dua asal muasal ini secara sugesti akan memengaruhi kedigdayaan sebuah benda bertaji itu," tuturnya.

Mengapa bebatuan akik Pacitan lebih dipercaya sangat kuat dari sisi mistisnya? Agus menjelaskan, di seantero negeri ini, bumi Pacitan memang dikenal sebagai kawasan wengker dan banyak tersimpan segudang mitos. Bukan hanya soal akik, namun banyak ditemukan tempat-tempat sakral yang konon sebagai petilasan para raja untuk bertapa menempa ilmu kedigdayaan. Termasuk para petinggi di negeri ini seakan sudah menjadi sebuah kewajiban untuk anjang sana bahkan melakukan ritual di tempat-tempat petilasan itu.

"Mayoritas tempat petilasan itu berupa bebatuan. Ya mungkin karena sejarah itulah sehingga bebatuan akik Pacitan banyak dipercaya paling ampuh dari sisi mistisnya," tandasnya. (yun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...