Minggu, 26 Januari 2020 22:33

Kemilau Akik Meredup, Tukang Sepuh Emas Kembang Kempis

Minggu, 15 Januari 2017 14:24 WIB
Kemilau Akik Meredup, Tukang Sepuh Emas Kembang Kempis
Hadi Pramono

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Seiring menurunnya euforia batu akik, berdampak terhadap omset para tukang emas di Pacitan. Seperti diungkapkan Hadi Pramono, salah seorang tukang emas di Kabupaten Pacitan. Dulu ketika batu akik tengah memboming, ia mengaku sempat kebanjiran pesanan. Khususnya para penggemar akik yang ingin menggunakan jasa sepuh emas.

Dalam sehari, lanjut Pram, begitu pria paruh baya ini akrab disapa, ia bisa melayani 15 hingga 20 jasa sepuh emas. Baik sepuhan ring cincin, liontin, serta kalung dan gelang yang bertahtakan batu mulia. Namun sudah hampir setahun ini, Pram mengaku banyak kehilangan omzet.

"Saat ini sepi sekali Mas. Kadang ada kadang tidak," kata Pram, saat ditemui di lapaknya yang berada di sebuah gang sempit, Timur Gedung PT. Pegadaian (persero) Pacitan, Minggu (‎15/1).

Menurutnya, saat ini warga beralih ke perhiasan emas. Sekalipun harga emas jauh lebih mahal ketimbang perak, namun masyarakat beranggapan dengan membeli emas sama halnya menabung.

"Sewaktu-waktu kan mudah dijual. Berbeda dengan perhiasan non-emas. Sekalipun dilapisi emas, akan tetapi tetap saja sulit dijual," tuturnya.

Kata dia, sewaktu masyarakat 'gila' dengan batu akik, ring cincin yang melingkari batu mulia itu ‎tak begitu dihiraukan. Sekalipun hanya terbuat dari monel ataupun perak, namun harga jualnya bisa melangit, lantaran batu akik yang menempel di ring cincin atau lionting, bernilai ekonomis tinggi.

"Harga emas saja bisa kalah hanya dengan sebutir akik yang menempel di ring cincin atau lionting," jelas bapak dua anak ini pada wartawan.

Meski terhimpit fenomena meredupnya batu akik, Hadi Pramono masih tetap bertahan menggeluti usaha yang diwariskan leluhurnya itu. Ia tetap melayani konsumen yang hendak menggunakan jasanya. Untuk satu kali poles/sepuh emas, Pram hanya menarik ongkos dikisaran Rp 10 ribu - Rp 15 ribu. Begitu pun ongkos service perhiasan emas, paling mahal hanya Rp 25 ribu.\

"Baik sepuh atau service, bergantung tingkat kerusakannya. Kalau patri emas, paling mahal hanya Rp 25 ribu. Sedangkan sepuh emas yang paling bagus, hanya Rp 15 ribu," pungkasnya. (yun/rev).

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 25 Januari 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*80. Waqul rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa-akhrijnii mukhraja shidqin waij’al lii min ladunka sulthaanan nashiiraan.Dan katakanlah (Muhammad), ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan keluark...
Selasa, 21 Januari 2020 13:25 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...