Sabtu, 21 September 2019 10:46

​Jenazah Wanita Korban Pembunuhan di Ngoro Mojokerto Dimakamkan

Jumat, 05 Juli 2019 00:48 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
​Jenazah Wanita Korban Pembunuhan di Ngoro Mojokerto Dimakamkan

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Isak tangis menyelimuti keluarga korban Sri Astutik (55). Warga Desa Sukorejo RT 07/RW 02, Kecamatan Buduran ini akhirnya dimakamkan, Kamis (4/7) sore. 

Tiga anak korban ikut mengantarkan pemakaman perempuan yang dibunuh dan dibakar menantunya di Mojokerto beberapa waktu lalu itu.

Peti yang berisi sisa jasad Sri Astutik tiba di rumah duka dari RS Bhayangkara Polda Jatim sekitar pukul 13.30 WIB. Selepas turun dari ambulans, peti jenazah itu langsung disemayamkan di rumahnya untuk menunggu proses penggalian makam berlangsung.

Sekitar pukul 16.00 WIB, jasad perempuan yang sempat memiliki usaha jual burung dan pakan burung itu diberangkatkan ke tempat pemakaman umum (TPU) Desa setempat. Tiga anak korban yang tinggal di Sukorejo, Buduran juga nampak ikut mengantarkan jasad ibunya ke TPU yang berjarak tidak sampai 1 kilometer dari rumah duka itu.

“Dua anak kandung, satu anak angkat. Yu Sri (Sri Astutik) sudah lebih dari sekali menikah,” beber Cak Lik, salah satu tetangga.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, jasad Sri Astutik yang tinggal tengkorak ditemukan dalam kondisi terbakar oleh warga di Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto pada Minggu (2/6) lalu. Diduga merupakan korban pembunuhan, polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku.

Hasilnya, polisi menangkap Wahyu Hermawan (25) warga Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran yang tak lain adalah menantu tiri korban. Polisi juga menangkap Sugeng Wahyu Ahmad Muslimin (23), warga Kecamatan Trawas, Mojokerto yang merupakan rekan yang membantu Wahyu Hermawan.

Belakangan terungkap, motif tersangka menghabisi nyawa korban dengan keji adalah karena alasan sakit hati dan ingin menguasai harta perempuan yang belum lama ini bekerja sebagai tukang kredit barang dan uang itu. 

Sebelum dibakar, korban dijerat dengan sabuk pengaman di mobil hingga tewas. Tubuh Sri dibakar di lahan kosong sebanyak empat kali menggunakan ban bekas sehingga tersisa tinggal tengkorak. (cat/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...