Sabtu, 15 Mei 2021 15:34

Sidak Pasar Inpres, Komisi I DPRD Gresik Temukan Jual Beli Stan Inprosedural

Senin, 01 Juli 2019 14:22 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Sidak Pasar Inpres, Komisi I DPRD Gresik Temukan Jual Beli Stan Inprosedural
Ketua Komisi I Edy Santoso sempat bersitegang dengan pengelola Pasar Baru lantaran ditengarai ada jual beli stan secara ilegal. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Komisi I DPRD Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Inpres kompleks Pasar Baru, di Jalan Gubernur Suryo Kecamatan Gresik, Senin (1/7).

Sidak dipimpin Ketua Komisi I Edy Santoso, diikuti Kepala Diskop UKM dan Perindag Agus Boediono, dan Kepala Dispol PP Abu Hasan.

Dalam sidak tersebut, Komisi I menemukan indikasi sejumlah stan yang dijual inprosedural karena tak sesuai ketentuan peraturan daerah (Perda). Sebab, didapati bahwa pedagang yang menempati stan tersebut tidak memiliki surat izin menempati (SIM) yang sah.

Selain itu, Komisi I juga menemukan stan bodong alias ilegal karena bangunan tersebut muncul di luar areal stan Pasar Inpres.

BACA JUGA : 

DPRD Gresik Terima Ranwal RPJMD 2021-2026, Tapi dengan Sejumlah Catatan

DPRD Gresik Minta Insentif Guru Ngaji Cair Sebelum Lebaran

DPRD Gresik Gandeng FITRA Bedah RPJMD, APBD 2021-2026 Diproyeksikan Rp4,9 T

Sukseskan Program Berobat Gratis Hanya Tunjukkan KTP-el, Pemkab Gresik Butuh Anggaran Rp 100 M

Akibat temuan ini, Edy Santoso sempat memarahi Nyoto selaku keamanan pasar karena ditengarai turut 'bermain' atas penjualan stan ilegal tersebut, sehingga banyak menimbulkan protes dari para pedagang.

Dalam kesempatan itu, Edy juga meminta 3 stan sisi depan, tepatnya di blok B nomor 087, 088, dan 089 agar dikosongkan karena pedagang yang menempatinya secara inprosedural." Ayo keluarkan barang-barangnya," perintah Edy kepada petugas Dispol PP yang mengawal sidak.

Hj. Ani, salah satu pedagang mengaku bahwa stan miliknya di Blok D telah dijual pengelola Pasar Inpres secara ilegal. Akibatnya, ia tak bisa menempati pasar tersebut. Padahal, stan itu ia beli sudah lama.

"Saya juga yang bayar retribusi, namun tak bisa menempati stan," ungkapnya.

Menindaklanjuti temuan sidak, Edy Santoso menyatakan akan membawanya ke tingkat komisi. "Kami akan menggelar dengar pendapat (hearing) dengan pihak terkait. Minggu depan kami jadwalkan. Kami akan undang semua pihak terkait mulai Kepala Diskop, Kepala Dispol PP, Kepala DPUTR, dan pihak pedagang untuk menuntaskan temuan itu," tegasnya.

Edy mengungkapkan, selain menemukan stan yang dijual inprosedural, pihaknya juga banyak mendapati keluhan dari pedagang yang mengaku dipersulit untuk mendapatkan surat izin menempati (SIM) lapak. "Kami akan tuntaskan semua temuan-temuan itu," janjinya.

Di sisi lain, Kepala Diskop UKM dan Perindag Gresik Agus Boediono membantah kalau penjualan stan di Pasar Inpres maupun Pasar Baru dilakukan secara ilegal dan melanggar perda. "Semua sudah sesuai mekanisme yang diatur oleh perda," kata Agus saat menjawab pertanyaan Komisi I.

Agus juga membantah pihaknya menahan SIM para pedagang yang telah lunas. "Tak ada SIM pedagang yang ditahan. Saat ini masih dalam proses di Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP), kalau kami berikan (SIM) sebelum proses di perizinan, nanti menjadi temuan BPK. SIM pedagang belum kami serahkan sudah sesuai kesepakatan," terangnya.

Ia mengaku mengembalikan semua sesuai aturan berlaku dan siap menghadiri hearing. "Terkait adanya bangunan stan dianggap ilegal,  kami telah melayangkan teguran 2 kali. Kalau hingga 3 kali tak digubris kami akan eksekusi minta bantuan Dispol PP," katanya.

"Hasil dari sidak tadi juga sudah kami laporkan Pak Bupati (Sambari Halim Radianto)," pungkasnya. (hud/rev)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa maksud...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...