Selasa, 23 Juli 2019 02:58

Sempat Beredar Tiket Palsu Saat Laga Persatu Vs Madura United, Masyarakat Was-was

Selasa, 18 Juni 2019 19:19 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Sempat Beredar Tiket Palsu Saat Laga Persatu Vs Madura United, Masyarakat Was-was
Tiket palsu yang beredar saat pertandingan persahabatan antara Persatu Vs Madura United.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Beredarnya tiket palsu pertandingan antara Persatu Tuban melawan Madura United pada Sabtu (16/6) lalu, membuat masyarakat ataupun supporter was-was. Mereka khawatir hal itu bakal terulang lagi saat Persatu melakoni laga kandang di Liga 2.

Demi kejadian itu tidak terulang kembali, supporter meminta kepada pihak Panpel dan Manajemen Persatu agar melakukan evaluasi dan pembenahan. Hal itu perlu dilakukan agar masyarakat tidak merasa dirugikan.

"Ya takut saja, khawatir kejadian ini terulang lagi. Nanti masyarakat yang dirugikan kalau terjadi lagi," ungkap Toni warga Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (18/6).

Hal yang sama disampaikan Safi'i, Ronggo Mania asal Rengel. Ia juga mengaku gelisah pasca adanya temuan tiket palsu pada laga Persatu melawan Madura United. Ia berharap, kejadian tersebut bisa diselesaikan dan dituntaskan oleh pihak terkait.

"Semoga hal ini tidak terulang kembali," harapnya.

Menananggapi beredarnya tiket palsu, Manajer Persatu Fahmi Fikroni menyampaikan berjanji akan lebih selektif lagi dalam pertandingan selanjutnya. Sementara demi menyiasati itu, ia mengatakan baru akan mencetak tiket resmi pada saat hari H pertandingan.

"Jadi orang beli sebelum hari H hanya dapat tanda terima, nanti ditukarkan saat hari H," ungkap Roni sapaan akrabnya.

Pihak Persatu pun tidak akan segan melaporkan kepada pihak kepolisian jika hal ini terulang kembali. Bahkan, meminta dilakukan penangkapan kepada pihak-pihak yang melakukan pemalsuan tiket.

"Kalau nanti sampai ada kejadian lagi kita akan tangkap dan melaporkan ke kepolisian," bebernya.

Sementara itu, Ketua Panpel Persatu Slamet Dwiyanto menyatakan akan melakukan evaluasi agar beredarnya tiket palsu tidak terulang kembali.

"Atas kejadian ini kami juga enggak melaporkan pada pihak kepolisian. Hanya saja buat bahan evaluasi kita saja," timpal Dwi sapaan akrabnya. (gun/rev) 

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...