Petugas menggendong bayi pasangan suami istri berprofesi pengamen yang diletakkan di tepi jalan usai terlibat cekcok. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Polsek Manyar menindaklanjuti laporan dugaan pembuangan bayi di tepi Jl. Betoyo, Kecamatan Manyar, Minggu (9/11/2025).
Laporan tersebut awalnya disampaikan oleh seorang warga melalui hotline Polres Gresik di nomor 110.
BACA JUGA:
- Bareskrim Hentikan Tambang Galian C Diduga Ilegal di Panceng, Polres Gresik Ngaku Tak Dilibatkan
- Nyamar Jadi Polisi Selama 3 Tahun, Preman di Gresik Palak Pedagang Warkop
- Rekening Istri Tersangka Diduga Jadi Penampung Uang Kasus Penipuan ASN, Polisi Dalami Peran RA
- Respons Aduan Warga, Polres Gresik Razia Warung Miras di Lowayu
Petugas Polsek Manyar segera mendatangi lokasi yang dilaporkan. Namun setelah dilakukan pengecekan, informasi dugaan pembuangan bayi itu ternyata tidak benar.
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa peristiwa tersebut merupakan pertengkaran antara pasangan suami istri, Suhariadi dan Eka Amalia Putri, yang berprofesi sebagai pengamen jalanan.
“Setelah kami lakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan adanya kasus pembuangan bayi. Insiden ini murni pertengkaran rumah tangga,” ujar petugas Polsek Manyar.
Kejadian bermula saat pasangan tersebut selesai mengamen di wilayah Kecamatan Sidayu dan Bungah. Usai bekerja, Suhariadi menenggak minuman keras bersama teman-temannya.
Melihat hal itu, Eka Amalia menegur dan mengajak suaminya pulang.
“Sudah punya anak kok masih mabuk, apa tidak kasihan anakmu,” kata Eka Amalia.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




