Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya (tengah) saat memberikan keterangan pers. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik meringkus pelaku pembacokan brutal yang terjadi di wilayah Kecamatan Menganti. Pelaku berinisial DS (21) ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Sukun, Malang, pada Rabu (22/4/2026) dini hari, setelah sempat buron pasca kejadian.
Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan korban di Polsek Menganti. Melalui penyelidikan intensif, petugas berhasil melacak pelarian DS hingga ke luar kota.
BACA JUGA:
Peristiwa berdarah ini terjadi pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di perempatan Jalan Raya Desa Bringkang. Saat itu, korban berinisial MFK (19) tengah dalam perjalanan pulang menuju Desa Boteng usai mengisi bahan bakar.
Kondisi arus lalu lintas yang padat membuat kendaraan korban terhenti. Di tengah kemacetan itulah, pelaku tiba-tiba datang dari arah belakang dan langsung menyabetkan celurit ke punggung kiri korban.
"Akibat sabetan tersebut, korban mengalami luka robek serius. Meski terluka, korban sempat menyelamatkan diri dengan memutar balik kendaraannya menuju RS Cahaya Giri untuk mendapatkan pertolongan medis," jelas AKP Arya.
Berdasarkan hasil penyidikan, aksi brutal DS ternyata bukan tindakan spontan. Polisi mengungkap bahwa penyerangan tersebut merupakan bagian dari rencana sweeping antar perguruan silat. DS bersama kelompoknya diduga sengaja berkeliling mencari sasaran dari kelompok lain yang melintas di wilayah Menganti.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




