Rabu, 22 Mei 2019 18:49

​Ketua KPU Bangkalan Tantang Direktur BPN Prabowo-Sandi Buka Data Kecurangan

Minggu, 21 April 2019 19:19 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fauzi
​Ketua KPU Bangkalan Tantang Direktur BPN Prabowo-Sandi Buka Data Kecurangan
Ketua KPU Bangkalan Fauzan Ja' far.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ketua KPU Bangkalan Fauzan Ja' far menantang Direktur Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo untuk membuka dan menunjukkan data jika ada kecurangan di TPS-TPS. Hal ini disampaikan Fauzan guna menepis tudingan Hashim terkait adanya 250 pemilik tanggal lahir yang sama, yakni tanggal 1 Juli dan 1 Januari di 1 TPS.

Menurut Fauzan, sebelum pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara tanggal 17 April, KPU RI dan provinsi telah menindaklajuti laporan tersebut. Bahkan KPU bersama Bawaslu di tingkat kecamatan (PKK) melibatkan partai politik untuk melakukan kroscek dengan mengambil sampling data di lapangan.

"Bahkan semua partai politik diajak untuk kroscek ke lapangan, salah satu ada dari baju kuning Partai Golkar. Sementara dari Partai Gerindra tidak kelihatan atau tidak ada," kata Fauzan.

Fauzan menyangkal bahwa ada orang yang tanggal lahir dan tahunnya sama dalam satu TPS. Bahkan jumlahnya hingga ratusan orang. "Itu tidak benar. Kita (sudah, red) kroscek bersama KPU RI, Provinsi serta Bawaslu," tegas Fauzan.

Bahkan apabila benar jika ada DPT yang tanggal dan tahun lahirnya sama, Fauzan menilai itu bukanlah kewenangan dari KPU. "Itu masuk ranahnya Dispendukcapil. Memang kalau di kampung dan desa banyak warga yang tidak dicatat tahun dan lahir. Jadi dari pihak Dispendukcapil, ketika ada warga yang ditanya namun tidak tahu tanggal dan tahun lahir, rata-rata petugas berinisiatif memberikan tanggal 1 Juli, kadang 31 Juli," tukasnya.

Dalam kesempatan itu, Fauzan juga membantah adanya TPS yang memiliki tingkat partisipasi tinggi, padahal warganya banyak yang menjadi TKI. Ia lagi-lagi menantang BPN untuk membuktikan. "Harusnya BPN kroscek bersama-sama, agar tidak sepihak. Kalau sendirian itu namanya sepihak," cetusnya.

Fauzan tak menampik memang ada partai politik selalu mencari celah kesalahan. Namun ketika diajak buka data tidak peduli. Ia menantang partai atau BPN yang mempunyai data kecurangan untuk dibuka bersama-sama. "Sampaikan ke KPU, KPU terbuka kok untuk membuka semuanya. Sekali lagi tidak ada kerjaan yang ditutup-tutupi," tegasnya. (uzi/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...