Rabu, 26 Februari 2020 20:17

​Ketua KPU Bangkalan Tantang Direktur BPN Prabowo-Sandi Buka Data Kecurangan

Minggu, 21 April 2019 19:19 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fauzi
​Ketua KPU Bangkalan Tantang Direktur BPN Prabowo-Sandi Buka Data Kecurangan
Ketua KPU Bangkalan Fauzan Ja' far.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ketua KPU Bangkalan Fauzan Ja' far menantang Direktur Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo untuk membuka dan menunjukkan data jika ada kecurangan di TPS-TPS. Hal ini disampaikan Fauzan guna menepis tudingan Hashim terkait adanya 250 pemilik tanggal lahir yang sama, yakni tanggal 1 Juli dan 1 Januari di 1 TPS.

Menurut Fauzan, sebelum pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara tanggal 17 April, KPU RI dan provinsi telah menindaklajuti laporan tersebut. Bahkan KPU bersama Bawaslu di tingkat kecamatan (PKK) melibatkan partai politik untuk melakukan kroscek dengan mengambil sampling data di lapangan.

"Bahkan semua partai politik diajak untuk kroscek ke lapangan, salah satu ada dari baju kuning Partai Golkar. Sementara dari Partai Gerindra tidak kelihatan atau tidak ada," kata Fauzan.

Fauzan menyangkal bahwa ada orang yang tanggal lahir dan tahunnya sama dalam satu TPS. Bahkan jumlahnya hingga ratusan orang. "Itu tidak benar. Kita (sudah, red) kroscek bersama KPU RI, Provinsi serta Bawaslu," tegas Fauzan.

Bahkan apabila benar jika ada DPT yang tanggal dan tahun lahirnya sama, Fauzan menilai itu bukanlah kewenangan dari KPU. "Itu masuk ranahnya Dispendukcapil. Memang kalau di kampung dan desa banyak warga yang tidak dicatat tahun dan lahir. Jadi dari pihak Dispendukcapil, ketika ada warga yang ditanya namun tidak tahu tanggal dan tahun lahir, rata-rata petugas berinisiatif memberikan tanggal 1 Juli, kadang 31 Juli," tukasnya.

Dalam kesempatan itu, Fauzan juga membantah adanya TPS yang memiliki tingkat partisipasi tinggi, padahal warganya banyak yang menjadi TKI. Ia lagi-lagi menantang BPN untuk membuktikan. "Harusnya BPN kroscek bersama-sama, agar tidak sepihak. Kalau sendirian itu namanya sepihak," cetusnya.

Fauzan tak menampik memang ada partai politik selalu mencari celah kesalahan. Namun ketika diajak buka data tidak peduli. Ia menantang partai atau BPN yang mempunyai data kecurangan untuk dibuka bersama-sama. "Sampaikan ke KPU, KPU terbuka kok untuk membuka semuanya. Sekali lagi tidak ada kerjaan yang ditutup-tutupi," tegasnya. (uzi/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...