Senin, 22 April 2019 03:55

Ini Alasan Keluarga Memindahkan Makam Kiai Anwar Sudibyo

Selasa, 19 Maret 2019 18:06 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Ini Alasan Keluarga Memindahkan Makam Kiai Anwar Sudibyo
Proses pemindahan makam Kiai Anwar Sudibyo.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Jasad Kiai Anwar Sudibyo yang masih utuh meski sudah dikebumikan selama 31 tahun viral di media sosial. Jasad Kiai Anwar diketahui masih utuh saat hendak dipindahkan dari pemakaman umum Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar ke makam keluarga di samping Masjid Baitul Rauf desa setempat. Kondisi jasad masih menyambung mulai kepala hingga jari kaki, kain kafan yang menempel pada jasad juga tidak ada yang robek sama sekali.

Putra kelima Kiai Anwar Sudibyo, Moch Munib (60) menjelaskan, alasan keluarga memindahkan makam. Makam Kiai Anwar Sudibyo dipindah karena permintaan dari para santri. Selama ini makam Kiai Anwar Sudibyo berada di pemakamam umum desa setempat. Saat hendak ziarah ke makam, para santri mengaku kesulitan, karena jumlah santri cukup banyak.

Untuk itu, pihak keluarga meminta izin kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah desa setempat untuk memindahkan makam sang kiai. Permintaan ini disetujui semua pihak. Hingga akhirnya makam Kiai Anwar dipindah.

"Atas permintaan santri ini akhirnya kami meminta izin kepada pihak desa serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan sesepuh desa. Alhamdulillah semua pihak mengizinkan dan kami langsung memindahkan," jelas Munib, Selasa (19/3/2019).

Menurut Munib, pihak keluarga sebelumnya tidak menyangka jasad Kiai Anwar masih utuh meski sudah puluhan tahun dikebumikan. Dengan peristiwa ini pihak keluarga mengaku kaget sekaligus terharu. Keluarga berharap peristiwa ini bisa menjadi pengingat bagi umat muslim untuk selalu bertaqwa kepada sang pencipta.

"Kami terus terang terharu. Dengan peristiwa ini kami berharap kedepan dapat menjadi cerminan agar umat muslim selalu meningkatkan ketaqwaan kepada gusti Allah," pungkas Munib. (ina/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...