Selasa, 23 Juli 2019 23:34

33 Puskesmas Terakreditasi, Dinkes Pasuruan Tinggalkan Sejumlah Catatan

Minggu, 17 Maret 2019 16:27 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
33 Puskesmas Terakreditasi, Dinkes Pasuruan Tinggalkan Sejumlah Catatan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, drg. Agung Basuki, M.Kes.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Upaya Pemkab Pasuruan untuk mewujudkan status akreditasi puskesmas akhirnya terpenuhi. Sebanyak 33 puskesmas di Kabupaten Pasuruan dinyatakan telah terakreditasi. Dari hasil evaluasi memang ada beberapa catatan yang harus dipenuhi oleh pihak Dinas Kesehatan, di antaranya berupa penambahan SDM/tenaga medis serta pemenuhan sarana dan prasarana penunjang lainnya.

Menurut keterangan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan drg. Agung Basuki, M.Kes kepada BANGSAONLINE.com, seluruh puskesmas di Kabupaten Pasuruan yang berjumlah 33 semuanya sudah terakreditasi.

"Memang, ada beberapa catatan yang masih perlu dibenahi. Hal tersebut tak lain, untuk mendukung optimalisasi pelayanan," terangnya.

Catatan yang harus dipenuhi yakni sarana dan prasarana, juga masalah SDM, tertib administrasi, serta pengelolaan keuangan. Kalau untuk SDM, di Pasuruan akan mendapat dropping ASN dari pusat sebanyak 100 pegawai kesehatan (bidang dan perawat) untuk menunjang kekurangan pegawai di beberapa puskesmas.

"Untuk pemenuhan sarana dan prasarana, pada tahun 2019, ada beberapa puskesmas yang akan direhab dengan anggaran miliaran rupiah. Di antaranya Puskesmas Kedarungwetan Rp 1,4 miliar, Puskesmas Puwosari Rp 1,4 miliar, Puskesmas Prigen Rp 2,6 miliar, Puskesmas Karton Rp 1,7 miliar, Puskesmas Pasrepan Rp 1,4 miliar dan Puskesmas Wonorejo Rp 1,9 miliar (pembangunan lanjutan)," bebernya.

Mantan Dirut RSUD Bangil ini menambahkan, upaya perbaikan dan rehab beberapa puskesmas ini dilakukan sebagai upaya untuk pemenuhan standar pelayanan di bidang kesehatan yang lebih baik. Pasalnya, rata-rata puskemas yang ada selama ini memang banyak mengalami kerusakan ringan, serta belum dilengkapi dengan ruang pelayan seperti UGD.

Dinkes menargetkan untuk pelaksanaan pembangunan ditargetkan bulan April. Saat ini baru memasuki tahap perencanaan oleh pihak konsultan perencana. (bib/par/ian) 

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...