Senin, 22 April 2019 08:06

13 Mortir Diduga Sisa Perang Kemerdekaan Ditemukan di Senori

Rabu, 13 Maret 2019 17:50 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Istihar
13 Mortir Diduga Sisa Perang Kemerdekaan Ditemukan di Senori
Petugas mengecek mortir yang ditemukan.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sugit, Purnawirawan TNI AD asal Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban menemukan mortir di area tanah pribadi di sisi tebing gunung gong, Selasa (12/3) kemarin. Lokasi penemuan mortir ini tepatnya berdekatan dengan bekas perumahan peninggalan Ratu Belanda Wilhelmina di Desa Banyuurip.

Informasi yang dihimpun, ada sebanyak 13 mortir yang ditemukan. Rinciannya, jenis 80 sebanyak 3 biji. Mortir jenis ini ditaksir berjarak luncur radius 6 kilometer jika ditembakkan. Sedangkan sisanya mortir ukuran kecil jenis 5 sebanyak 10 biji dengan kekuatan jarak luncur tembak radius 1 kilometer.

Mortir-mortir yang diduga masih aktif itu ditemukan di sisi tebing gunung gong area pertanahan milik keluarga Sugit. Mortir itu ditemukan Sugit saat hendak mencangkul untuk keperluan tanaman jagung.

Diduga kuat, mortir tersebut merupakan peninggalan pasukan Belanda dan Jepang. Sebab, keberadaannya tidak jauh dari rumah peninggalan Ratu Belanda yang berlokasi di kota minyak, Desa Banyuurip Kecamatan Senori.

"Pertama kali mortir kelihatan saat sedang menggali gali tanah di pinggiran tebing guna keperluan penanaman jagung. Kemudian, baru menggali di kedalaman beberapa meter terdapat sebuah mortir yang berukuran besar ini," ungkap Sugit, saksi mata, Rabu (13/3).

Menurutnya, lahan tersebut merupakan peninggalan orang tuanya. Kebetulan sejak zaman kolonial Belanda dan penjajahan zaman Jepang, orang tua Sugit menjadi pejuang kemerdekaan atau tentara veteran perang.

"Bapak dulu memang pejuang kemerdekaan, dan tanah ini milik bapak saya," paparnya.

Saat ini, lokasi penemuan mortir nampak dijaga pihak TNI, Polri, dan Satpam perminyakan. Area tersebut juga dipasangi garis berwarna kuning guna menjaga sterilisasinya. Saat ini mortir telah dievakuasi menggunakan mobil Gegana. (ahm/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...