Kamis, 23 Mei 2019 22:50

Khofifah Jajaki Kerja Sama dengan Provider untuk Early Warning System

Rabu, 06 Maret 2019 01:34 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Khofifah Jajaki Kerja Sama dengan Provider untuk Early Warning System
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan keterangan usai melihat kesiapan alat dan personil penanggulangan bencana di kantor BPBD Jatim.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Secara geografis, Jawa Timur merupakan provinsi yang rawan terhadap bencana alam. Bahkan 60 persen wilayah provinsi paling Timur pulau Jawa ini masuk dalam daerah rawan bencana. Sementara 35 persennya masuk kategori rawan bencana tinggi. 

Melihat fakta itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ingin memastikan bahwa Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur memiliki sistem penanggulangan bencana yang komprehensif. Mulai peringatan dini bencana, respons penanggulangan bencana, sampai penanganan pasca bencana. 

Oleh sebab itu, Khofifah ingin ada sistem early warning system yang tepat di Jawa Timur. Terutama berbasis digital. 

"Tadi saat saya di Pusdalop BPBD, saya rasa banyak yang harus diupdate dan di-upgrade secara digital. Saya saat di Mensos banyak koordinasi dengan BNPB dengan segala kecanggihan alat di sana, saya harap di Jawa Timur nggak jauh-jauh dari itu," tutur Khofifah, Selasa (5/3).

Khofifah mengaku ingin bisa memantau keadaan yang realtime di kawasan yang sedang waspada Bencana. Misalnya saat ini di Jawa Timur yang status waspada adalah Bojonegoro, maka deteksi realtimenya harus jalan berapa ketinggian sungai Bengawan Solo. 

"Kita ingin segera ada koordinasi dengan provider di Indonesia, masyarakat di sekitar wilayah rawan bencana bisa terupdate kondisi di sekitarnya. Misalnya mereka di sekitar Bengawan Solo dapat konfirmasi ketinggian air Bengawan Solo sekarang berapa dan potensi meluber di mana," kata Khofifah. 

Dengan begitu masyarakat akan bisa melakukan antisipasi dan kewaspadaan yang bisa terupdate melalui sistem digital. Menurut Khofifah, hal itu tidak susah, dan bisa segera direalisasi di BPBD Jawa Timur. 

Berdasarkan data dari BPBD, ada 22 kabupaten kota di Jawa Timur yang rawan banjir dari tujuh aliran sungai besar di Jatim. Mulai Bengawan Solo, Bondhoyudho, Pekalen, dan juga Bajul Mati. 

Sedangkan untuk bencana tanah longsor ada 13 kabupaten kota yang terdeteksi rawan. Mulai Magetan, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan wilayah selatan. 

Kemudian soal kekeringan, ada 23 kabupaten kota yang terdeteksi rawan. Yang risiko tinggi kekeringan saat kemarau ada sebanyak 171 kecamatan dan 833 desa.

Sedangkan untuk gempa, Jawa Timur masuk zona merah semua. Setidaknya ada sebanyak 1490 desa yang rawan gempa. 

Dan untuk bencana tsunami, ada sebanyak 8 kabupaten kota yang terdeteksi rawan. Mulai Blitar, Jember dan Banyuwangi. Di Banyuwangi sendiri ada 46 desa yang rawan tsunami, sedangkan Pacitan ada 24 desa yang rawan tsunami. (mdr/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...