Selasa, 26 Maret 2019 18:15

Khofifah Jajaki Kerja Sama dengan Provider untuk Early Warning System

Rabu, 06 Maret 2019 01:34 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Khofifah Jajaki Kerja Sama dengan Provider untuk Early Warning System
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan keterangan usai melihat kesiapan alat dan personil penanggulangan bencana di kantor BPBD Jatim.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Secara geografis, Jawa Timur merupakan provinsi yang rawan terhadap bencana alam. Bahkan 60 persen wilayah provinsi paling Timur pulau Jawa ini masuk dalam daerah rawan bencana. Sementara 35 persennya masuk kategori rawan bencana tinggi. 

Melihat fakta itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ingin memastikan bahwa Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur memiliki sistem penanggulangan bencana yang komprehensif. Mulai peringatan dini bencana, respons penanggulangan bencana, sampai penanganan pasca bencana. 

Oleh sebab itu, Khofifah ingin ada sistem early warning system yang tepat di Jawa Timur. Terutama berbasis digital. 

"Tadi saat saya di Pusdalop BPBD, saya rasa banyak yang harus diupdate dan di-upgrade secara digital. Saya saat di Mensos banyak koordinasi dengan BNPB dengan segala kecanggihan alat di sana, saya harap di Jawa Timur nggak jauh-jauh dari itu," tutur Khofifah, Selasa (5/3).

Khofifah mengaku ingin bisa memantau keadaan yang realtime di kawasan yang sedang waspada Bencana. Misalnya saat ini di Jawa Timur yang status waspada adalah Bojonegoro, maka deteksi realtimenya harus jalan berapa ketinggian sungai Bengawan Solo. 

"Kita ingin segera ada koordinasi dengan provider di Indonesia, masyarakat di sekitar wilayah rawan bencana bisa terupdate kondisi di sekitarnya. Misalnya mereka di sekitar Bengawan Solo dapat konfirmasi ketinggian air Bengawan Solo sekarang berapa dan potensi meluber di mana," kata Khofifah. 

Dengan begitu masyarakat akan bisa melakukan antisipasi dan kewaspadaan yang bisa terupdate melalui sistem digital. Menurut Khofifah, hal itu tidak susah, dan bisa segera direalisasi di BPBD Jawa Timur. 

Berdasarkan data dari BPBD, ada 22 kabupaten kota di Jawa Timur yang rawan banjir dari tujuh aliran sungai besar di Jatim. Mulai Bengawan Solo, Bondhoyudho, Pekalen, dan juga Bajul Mati. 

Sedangkan untuk bencana tanah longsor ada 13 kabupaten kota yang terdeteksi rawan. Mulai Magetan, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan wilayah selatan. 

Kemudian soal kekeringan, ada 23 kabupaten kota yang terdeteksi rawan. Yang risiko tinggi kekeringan saat kemarau ada sebanyak 171 kecamatan dan 833 desa.

Sedangkan untuk gempa, Jawa Timur masuk zona merah semua. Setidaknya ada sebanyak 1490 desa yang rawan gempa. 

Dan untuk bencana tsunami, ada sebanyak 8 kabupaten kota yang terdeteksi rawan. Mulai Blitar, Jember dan Banyuwangi. Di Banyuwangi sendiri ada 46 desa yang rawan tsunami, sedangkan Pacitan ada 24 desa yang rawan tsunami. (mdr/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...