Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat memberi sambutan.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah memimpin apel dan aksi Kurve Sampah Pantai di Pantai Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini digelar bersama jajaran Forkopimda Jatim dengan semangat menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Khofifah menegaskan, apel aksi Kurve Sampah Pantai harus menjadi pintu masuk gerakan pengelolaan sampah masif hingga ke tingkat RT dan RW.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
“Dalam waktu yang sangat cepat, sangat disegerakan, seluruh kabupaten kota tidak hanya melaksanakan apel saja tetapi juga gerakan yang sama kemudian diikuti di tingkat kecamatan, desa se Jawa Timur, dan ini harus dilakukan secara paralel, maraton dan masif,” ujarnya.
Ia menambahkan, aksi ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo yang menjadikan pengelolaan sampah sebagai gerakan nasional Indonesia Asri.
“Bersama-sama kita ingin mewujudkan pantai dan kawasan wisata di Jatim bersih, asri, nyaman dan menarik bagi wisatawan,” tuturnya.
Menurut dia, aksi bersih pantai bukan tujuan akhir, melainkan langkah awal membangun perubahan perilaku dan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.
“Kalau sampah tidak tertangani dengan baik, maka akan menimbulkan efek berantai, mulai dari kerusakan lingkungan hingga kerugian ekonomi dan menurunnya kesejahteraan masyarakat pesisir,” paparnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




