Sabtu, 04 Juli 2020 12:27

Napi Lapas Sidoarjo yang Kabur Bakal Masuk Ruang Isolasi

Kamis, 21 Februari 2019 12:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Napi Lapas Sidoarjo yang Kabur Bakal Masuk Ruang Isolasi
Narapidana yang kabur (baju kuning) digelandang untuk dijebloskan kembali ke dalam Lapas.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Narapidana yang berhasil ditangkap usai kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Sidoarjo akan menjalani masa tahanan di ruang isolasi. Bahkan, narapidana asal Gedangan Sidoarjo tersebut terancam dicabut hak-hak bersyaratnya. 

Hal itu sebagai sanksi atas tindakannya yang mencoba kabur saat menjalani masa asimilasi sebagai tahanan pendamping (tamping) di Lembaga Pemasyarakatan Sidoarjo. Dia adalah Hadi Supriyanto (19) narapidana kasus perlindungan anak asal desa Keboansikep, kecamatan Gedangan Sidoarjo. 

Sekadar diketahui, ruang isolasi berukuran 2x2 meter hanya bisa ditempati satu orang. Kondisi sempit dan kotor memang dikhususkan bagi warga binaan yang tidak menaati aturan dan prosedur di dalam Lapas. 

"Satu kamar isolasi khusus untuk satu orang. Ruangan itu tidak terjamah warga binaan lainnya. Artinya disendirikan," cetus Kasubsie Pembinaan Pemasyarakatan Lapas Sidoarjo, Rudi Kristiawan, Kamis (21/2).

Pasca kaburnya Hadi kemarin, ia terpaksa dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) hari ini. Menurutnya, akan banyak sanksi menunggunya selain ditempatkan di ruang isolasi. Seperti dicabut hak-hak bersyaratnya. 

"Akan dicabut hak-haknya. Baik usulan remisi maupun pembebasan bersyarat," tegasnya. 

Hadi merupakan narapidana kasus perlindungan anak dan perempuan. Akibat perbuatannya, ia diganjar hukuman 2,5 tahun. Pemuda asal Gedangan tersebut sudah menjalani masa tahanan 16 bulan. Bahkan, beberapa bulan ini ia sudah menjalani masa asimilasi sebagai tahanan pendamping (tamping). 

Tamping merupakan warga binaan pemasyarakatan yang dipercaya dan seolah dipekerjakan di Lembaga Pemasyarakatan. Untuk menjadi seorang tamping, ada beberapa persyaratan khusus yang harus dipenuhi. Salah satunya, berkelakuan baik selama berada di dalam lapas dan sudah melewati setengah dari masa tahanan. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...