Jumat, 24 Mei 2019 04:59

Viral ​Pengurusan SIM Kolektif, Begini Penjelasan Kasatlantas Polresta Sidoarjo

Rabu, 13 Februari 2019 17:24 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Viral ​Pengurusan SIM Kolektif, Begini Penjelasan Kasatlantas Polresta Sidoarjo
Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar (kiri).

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Dua Minggu belakangan banyak beredar informasi adanya pengurusan SIM (Surat Izin Mengemudi) kolektif di Satlantas Polresta Sidoarjo. Kabar itu beredar masif di berbagai sosial media. Termasuk grup WhatsApp, Facebook, dan sejumlah media sosial.

Pertama yang beredar adalah informasi pengurusan SIM kolektif tanpa tes yang digelar di GOR Sidoarjo pada 16 Februari 2019. Dalam selabaran itu tertulis cukup datang dengan membawa KTP, surat keterangan dari desa, dan surat kesehatan dari Puskesmas, bisa langsung foto kemudian SIM jadi.

"Saya sempat ditanya beberapa teman terkait itu. Mereka mengira kabar itu benar, sehingga tertarik untuk ikut," cetus Ardian Yudi, warga Candi, Sidoarjo.

Selang beberapa hari, beredar lagi selebaran serupa melalui sejumlah media sosial. Isinya hampir sama, hanya tanggalnya berbeda. Tertulis pengurusan SIM kolektif digelar 29 Februari 2019. Kali ini juga dilengkapi tarif. Untuk SIM C Rp 90.000, SIM A Rp 150.000, dan SIM B Rp 190.000.

"Saya kira itu benar, makanya sempat ingin ikut," terang Ardian lagi.

Keluhan serupa juga disampaikan banyak warga. Mereka tanya ke sana ke mari karena ingin ikut program SIM kolektif yang terlihat mudah karena hanya tinggal foto saja, tanpa tes. "Untungnya ada teman polisi, dan saya tanyakan itu. Ternyata tidak ada. Hanya hoaks yang beredar luas," sebut bapak satu anak yang sedang butuh SIM A tersebut.

Ya, beberapa hari terakhir telah terverifikasi bahwa kabar adanya pengurusan SIM kolektif itu berita bohong alias hoaks. Polisi dan beberapa instansi pun sibuk mengklarifikasi kabar itu melalui media sosial maupun dalam sejumlah kesempatan bertemu warga.

Kendati demikian, sampai sekarang masih saja banyak warga yang menanyakan kabar itu. Mereka seolah belum tahu bahwa kabar tersebut hanya berita bohong. 

Saat dikonfirmaswi terkait hal tersebut, Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar mengakui bahwa kabar adanya pengurusan SIM kolektif itu sangat masif beredar di masyarakat.

"Kami sudah klarifikasi. Kami sampaikan lewat media sosial, website, dan kami juga sampaikan di berbagai kesempatan saat bertemu dengan masyarakat bahwa kabar itu hoaks. Tapi memang masih banyak yang belum tahu," ungkap Fahrian, Rabu (13/2).

Pihaknya pun terus mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan kabar yang beredar dan belum tentu kebenarannya. Dia berharap, masyarakat lebih teliti. "Contohnya yang tertulis tanggal 29 Februari. Kan tidak ada di kalender," tandas mantan Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Jatim tersebut.

Kemudian tentang SIM tanpa tes, juga disebutnya tidak masuk akal. Belum lagi tentang tarif yang tertulis, juga jelas tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.

"Harusnya cek and ricek dulu saat dapat kabar. Kan sekarang proses verifikasi juga mudah, bisa dicari lewat media sosial resmi Polres, Polda, atau sebagainya. Atau bisa juga tanya langsung ke petugas," lanjut dia.

Selain itu, pihaknya juga berharap masyarakat tidak mudah nge-share berita atau kabar yang belum tentu benar. Agar tidak menjadi hal yang malah meresahkan.

Menurut Fahrian, kabar hoaks tentang pengurusan SIM Kolektif bukan hanya di Sidoarjo. Pihaknya mendapat informasi bahwa hal serupa juga beredar di berbagai daerah. Termasuk di Jawa Timur dan provinsi lain. (cat/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...