Selasa, 23 April 2019 07:57

Cakades Karanggandu Ungkap Adanya Pembakaran Kertas Suara oleh Panitia, Besok Lapor Polisi

Selasa, 12 Februari 2019 16:45 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Cakades Karanggandu Ungkap Adanya Pembakaran Kertas Suara oleh Panitia, Besok Lapor Polisi
Asmadi saat diwawancarai wartawan di Gedung DPRD Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Polemik Pilkades Karanggandu Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek kian memanas. Pasalnya, Asmadi, Calon Kades nomor urut 2 mengungkap adanya pembakaran kertas suara yang diduga dilakukan oleh Ketua Panitia Pelaksana Pilkades Karanggandu, pada 9 Februari lalu.

Pernyataan ini disampaikan Asmadi ketika ia bersama ratusan pendukungnya mendatangi gedung DPRD Trenggalek, Selasa (12/2). Ia pun berencana melaporkan kasus ini ke polisi, Rabu (13/2) besok.

"Jadi terkait pembakaran kertas suara itu kan merupakan pemusnahan barang bukti toh, kan pidana. Besok saya laporkan itu Polres maupun Polsek." kata Asmadi saat dikonfirmasi usai menyampaikan aspirasinya di Gedung DPRD Trenggalek.

Menurut Asmadi, pembakaran kertas suara yang diduga dilakukan oleh Ketua Panitia Pilkades, karena saat itu terjadi kelebihan kertas suara. Ia mengatakan ada 44 lembar kertas suara yang dibakar. Sebelum dibakar, ia mengaku sudah mengingatkan panitia agar kertas suara itu tidak dibakar.

"Namun saat itu ketua panitia langsung mengatakan bahwa dirinya siap bertanggung jawab atas pembakaran kertas suara tersebut," ceritanya.

Asmadi juga menyampaikan bahwa sejak awal dirinya telah mengendus adanya pelanggaran Pilkades di Desa Karanggandu. Pelanggaran itu meliputi 3 hal. "Pertama, panitia Pilkades ditengarai merangkap timses daripada calon kades dengan nomor urut satu. Kedua, belum waktunya pasang gambar untuk kampanye, namun calon kades nomor urut satu sudah memasang terlebih dulu. Dan ketiga, terjadinya money politik yang dilakukan oleh calon kades nomor urut satu," paparnya.

"Tentang keterlibatan panitia pelaksana pikades sebagai timses, itu sudah saya laporkan pada Camat, Ketua DPRD, dan Bupati, tapi tidak ada tanggapan," ungkapnya.

Atas dugaan-dugaan kejanggalan itu, Asmadi bersikeras agar Pilkades Karanggandu diulang.
"Bila tidak dilakukan Pilkades ulang, maka saya akan menempuh jalur PTUN," pungkasnya. (man/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Izza Kustiarti
Senin, 22 April 2019 17:12 WIB
Oleh: Izza Kustiarti*Pemilu serentak 2019 merupakan pemilu perdana yang menyertakan antara pemilihan legislatif dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Penyelenggaraan pemilu serentak merupakan titah dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nom...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...