Senin, 19 Agustus 2019 11:36

Cakades Karanggandu Ungkap Adanya Pembakaran Kertas Suara oleh Panitia, Besok Lapor Polisi

Selasa, 12 Februari 2019 16:45 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Cakades Karanggandu Ungkap Adanya Pembakaran Kertas Suara oleh Panitia, Besok Lapor Polisi
Asmadi saat diwawancarai wartawan di Gedung DPRD Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Polemik Pilkades Karanggandu Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek kian memanas. Pasalnya, Asmadi, Calon Kades nomor urut 2 mengungkap adanya pembakaran kertas suara yang diduga dilakukan oleh Ketua Panitia Pelaksana Pilkades Karanggandu, pada 9 Februari lalu.

Pernyataan ini disampaikan Asmadi ketika ia bersama ratusan pendukungnya mendatangi gedung DPRD Trenggalek, Selasa (12/2). Ia pun berencana melaporkan kasus ini ke polisi, Rabu (13/2) besok.

"Jadi terkait pembakaran kertas suara itu kan merupakan pemusnahan barang bukti toh, kan pidana. Besok saya laporkan itu Polres maupun Polsek." kata Asmadi saat dikonfirmasi usai menyampaikan aspirasinya di Gedung DPRD Trenggalek.

Menurut Asmadi, pembakaran kertas suara yang diduga dilakukan oleh Ketua Panitia Pilkades, karena saat itu terjadi kelebihan kertas suara. Ia mengatakan ada 44 lembar kertas suara yang dibakar. Sebelum dibakar, ia mengaku sudah mengingatkan panitia agar kertas suara itu tidak dibakar.

"Namun saat itu ketua panitia langsung mengatakan bahwa dirinya siap bertanggung jawab atas pembakaran kertas suara tersebut," ceritanya.

Asmadi juga menyampaikan bahwa sejak awal dirinya telah mengendus adanya pelanggaran Pilkades di Desa Karanggandu. Pelanggaran itu meliputi 3 hal. "Pertama, panitia Pilkades ditengarai merangkap timses daripada calon kades dengan nomor urut satu. Kedua, belum waktunya pasang gambar untuk kampanye, namun calon kades nomor urut satu sudah memasang terlebih dulu. Dan ketiga, terjadinya money politik yang dilakukan oleh calon kades nomor urut satu," paparnya.

"Tentang keterlibatan panitia pelaksana pikades sebagai timses, itu sudah saya laporkan pada Camat, Ketua DPRD, dan Bupati, tapi tidak ada tanggapan," ungkapnya.

Atas dugaan-dugaan kejanggalan itu, Asmadi bersikeras agar Pilkades Karanggandu diulang.
"Bila tidak dilakukan Pilkades ulang, maka saya akan menempuh jalur PTUN," pungkasnya. (man/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...