Kamis, 19 September 2019 20:33

Siswa Pelaku Penganiayaan Guru Sempat Digebuki? Ini Pengakuan Nur Kalim

Senin, 11 Februari 2019 18:02 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Siswa Pelaku Penganiayaan Guru Sempat Digebuki? Ini Pengakuan Nur Kalim
Nur Kalim memeluk Arigo Aris dengan haru disaksikan keluarga saat mediasi, Ahad (10/2) kemarin.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Penganiayaan yang dilakukan siswa SMP PGRI Wringinanom terhadap gurunya masih menjadi perbincangan masyarakat, khususnya Gresik. Kasus ini telah ditangani dan dimediasi oleh DPRD maupun Kapolres Gresik.

Senin, Komisi IV DPRD Gresik mengunjungi SMP PGRI Wringinanom untuk menindaklanjuti kasus penganiayaan yang tengah viral itu. Nur Kalim, sang guru yang menjadi korban tindakan kurang ajar anak didiknya, juga diminta menceritakan kronologi peristiwa yang terjadi hari Sabtu, 2 Februari itu.

(SELENGKAPNYA: KRONOLOGI PENGANIAYAAN GURU OLEH SISWANYA DI SINI)

Ada pengakuan mengejutkan yang diungkapkan Nur Kalim saat menceritakan kronologi kejadian di depan Anggota Komisi IV. Usai jam pulang sekolah, Nur Kalim mengaku mendapatkan laporan dari beberapa siswa kalau Arigo Aris, siswa pelaku penganiayaan, telah dipukuli anak-anak Pasinan.

"Sepertinya anak-anak tak tak terima, karena saya kan warga Pasinan," katanya. Namun, Nur Kalim tak bisa memastikan apakah Arigo Aris betul-betul dihajar anak-anak Pasinan atau tidak. Sebab, ia mengaku tak mendapat bukti fisik.

Hanya saja, ia mengatakan bahwa orang tua Arigo Aris juga melaporkan kejadian pengeroyokan yang dialami anaknya itu. "Setelah kejadian itu, pada saat masuk sekolah hari Senin (4/2), Arigo Aris menghampiri saya dan meminta maaf. Pak minta maaf ya, karena ketidaksopanan saya kemarin," kata Nur Kalim menirukan Arigo.

"Sebagai guru, ya saya maafkan dan saya mengizinkan ikut simulasi," sambungnya.

(VIDEO: DETIK-DETIK SISWA SMP PGRI WRINGINANOM GRESIK CEKIK GURUNYA)

Selanjutnya, pada hari Rabu (6/2), Nur Kalim mengaku melihat Arigo Aris sendirian tak ada temannya. "Waktu itu katanya diancam anak Pasinan. Namun saya tak tahu sendiri," jelasnya.

Setelah diperlakukan Arigo Aris seperti itu, pada hari Jumat (8/2), Nur Kalim akhirnya menyampaikan kasus yang dialaminya kepada kepala sekolah. "Sebelumnya, pada Kamis (7/2) sudah saya ceritakan kepada orang tua Arigo Aris. Namun, (orang tua Arigo Aris, red) tak percaya. Tetapi saya jelaskan bahwa itu kejadian beneran," katanya. (hud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...