Minggu, 19 Januari 2020 11:15

Siswa Pelaku Penganiayaan Guru Sempat Digebuki? Ini Pengakuan Nur Kalim

Senin, 11 Februari 2019 18:02 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Siswa Pelaku Penganiayaan Guru Sempat Digebuki? Ini Pengakuan Nur Kalim
Nur Kalim memeluk Arigo Aris dengan haru disaksikan keluarga saat mediasi, Ahad (10/2) kemarin.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Penganiayaan yang dilakukan siswa SMP PGRI Wringinanom terhadap gurunya masih menjadi perbincangan masyarakat, khususnya Gresik. Kasus ini telah ditangani dan dimediasi oleh DPRD maupun Kapolres Gresik.

Senin, Komisi IV DPRD Gresik mengunjungi SMP PGRI Wringinanom untuk menindaklanjuti kasus penganiayaan yang tengah viral itu. Nur Kalim, sang guru yang menjadi korban tindakan kurang ajar anak didiknya, juga diminta menceritakan kronologi peristiwa yang terjadi hari Sabtu, 2 Februari itu.

(SELENGKAPNYA: KRONOLOGI PENGANIAYAAN GURU OLEH SISWANYA DI SINI)

Ada pengakuan mengejutkan yang diungkapkan Nur Kalim saat menceritakan kronologi kejadian di depan Anggota Komisi IV. Usai jam pulang sekolah, Nur Kalim mengaku mendapatkan laporan dari beberapa siswa kalau Arigo Aris, siswa pelaku penganiayaan, telah dipukuli anak-anak Pasinan.

"Sepertinya anak-anak tak tak terima, karena saya kan warga Pasinan," katanya. Namun, Nur Kalim tak bisa memastikan apakah Arigo Aris betul-betul dihajar anak-anak Pasinan atau tidak. Sebab, ia mengaku tak mendapat bukti fisik.

Hanya saja, ia mengatakan bahwa orang tua Arigo Aris juga melaporkan kejadian pengeroyokan yang dialami anaknya itu. "Setelah kejadian itu, pada saat masuk sekolah hari Senin (4/2), Arigo Aris menghampiri saya dan meminta maaf. Pak minta maaf ya, karena ketidaksopanan saya kemarin," kata Nur Kalim menirukan Arigo.

"Sebagai guru, ya saya maafkan dan saya mengizinkan ikut simulasi," sambungnya.

(VIDEO: DETIK-DETIK SISWA SMP PGRI WRINGINANOM GRESIK CEKIK GURUNYA)

Selanjutnya, pada hari Rabu (6/2), Nur Kalim mengaku melihat Arigo Aris sendirian tak ada temannya. "Waktu itu katanya diancam anak Pasinan. Namun saya tak tahu sendiri," jelasnya.

Setelah diperlakukan Arigo Aris seperti itu, pada hari Jumat (8/2), Nur Kalim akhirnya menyampaikan kasus yang dialaminya kepada kepala sekolah. "Sebelumnya, pada Kamis (7/2) sudah saya ceritakan kepada orang tua Arigo Aris. Namun, (orang tua Arigo Aris, red) tak percaya. Tetapi saya jelaskan bahwa itu kejadian beneran," katanya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 01 Januari 2020 19:47 WIB
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Wisata Edukasi Kampung Coklat di Kabupaten Blitar baru-baru ini telah menghadirkan spot instagramable bagi para pengunjung.Lokasi wisata yang terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tersebut ...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 18 Januari 2020 12:20 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...