Rabu, 24 Juli 2019 08:20

Siswa Pelaku Penganiayaan Guru Sempat Digebuki? Ini Pengakuan Nur Kalim

Senin, 11 Februari 2019 18:02 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Siswa Pelaku Penganiayaan Guru Sempat Digebuki? Ini Pengakuan Nur Kalim
Nur Kalim memeluk Arigo Aris dengan haru disaksikan keluarga saat mediasi, Ahad (10/2) kemarin.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Penganiayaan yang dilakukan siswa SMP PGRI Wringinanom terhadap gurunya masih menjadi perbincangan masyarakat, khususnya Gresik. Kasus ini telah ditangani dan dimediasi oleh DPRD maupun Kapolres Gresik.

Senin, Komisi IV DPRD Gresik mengunjungi SMP PGRI Wringinanom untuk menindaklanjuti kasus penganiayaan yang tengah viral itu. Nur Kalim, sang guru yang menjadi korban tindakan kurang ajar anak didiknya, juga diminta menceritakan kronologi peristiwa yang terjadi hari Sabtu, 2 Februari itu.

(SELENGKAPNYA: KRONOLOGI PENGANIAYAAN GURU OLEH SISWANYA DI SINI)

Ada pengakuan mengejutkan yang diungkapkan Nur Kalim saat menceritakan kronologi kejadian di depan Anggota Komisi IV. Usai jam pulang sekolah, Nur Kalim mengaku mendapatkan laporan dari beberapa siswa kalau Arigo Aris, siswa pelaku penganiayaan, telah dipukuli anak-anak Pasinan.

"Sepertinya anak-anak tak tak terima, karena saya kan warga Pasinan," katanya. Namun, Nur Kalim tak bisa memastikan apakah Arigo Aris betul-betul dihajar anak-anak Pasinan atau tidak. Sebab, ia mengaku tak mendapat bukti fisik.

Hanya saja, ia mengatakan bahwa orang tua Arigo Aris juga melaporkan kejadian pengeroyokan yang dialami anaknya itu. "Setelah kejadian itu, pada saat masuk sekolah hari Senin (4/2), Arigo Aris menghampiri saya dan meminta maaf. Pak minta maaf ya, karena ketidaksopanan saya kemarin," kata Nur Kalim menirukan Arigo.

"Sebagai guru, ya saya maafkan dan saya mengizinkan ikut simulasi," sambungnya.

(VIDEO: DETIK-DETIK SISWA SMP PGRI WRINGINANOM GRESIK CEKIK GURUNYA)

Selanjutnya, pada hari Rabu (6/2), Nur Kalim mengaku melihat Arigo Aris sendirian tak ada temannya. "Waktu itu katanya diancam anak Pasinan. Namun saya tak tahu sendiri," jelasnya.

Setelah diperlakukan Arigo Aris seperti itu, pada hari Jumat (8/2), Nur Kalim akhirnya menyampaikan kasus yang dialaminya kepada kepala sekolah. "Sebelumnya, pada Kamis (7/2) sudah saya ceritakan kepada orang tua Arigo Aris. Namun, (orang tua Arigo Aris, red) tak percaya. Tetapi saya jelaskan bahwa itu kejadian beneran," katanya. (hud/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...