Bupati Tuban H. Fathul Huda dalam sebuah kesempatan.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Tuban H Fathul Huda mewanti-wanti pejabat pemkab agar tidak sampai berurusan dengan hukum, khususnya terjerat kasus asusila. Sebab bila itu terjadi, ia menegaskan tak akan segan untuk mengganti pejabat yang bersangkutan.
Hal itu menjadi komitmen Fathul Huda dalam sisa-sisa kepemimpinannya selama dua periode ini. "Jika (pejabat) ada yang terkena kasus asusila maka akan kami ganti," ujar Fathul Huda, Senin (20/1).
BACA JUGA:
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
- Mangkrak Sejak 2021 Karena Tak Sesuai Standar MA, Nasib Gedung Baru PN Tuban Belum Jelas
- Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab Tuban Perketat Pengawasan Bahan Pokok
- Pemkab Tuban Siapkan Rekrutmen Berbasi Talenta untuk Isi 8 Kursi OPD yang Masih Kosong
Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat agar melaporkan jika ada pejabat atau ASN yang bertindak asusila.
Ia menambahkan, mulai 2019 ini seluruh OPD dan camat akan diminta menciptakan inovasi. Selanjutnya, inovasi tersebut bakal ditindaklanjuti dan dipantau, seberapa besar pemanfaatannya kepada masyarakat.
"Jadi kalau gak ada inovasi ya akan diganti," katanya.
Bupati pun meminta kepada seluruh lapisan masyarajat agar turut membantu mengawasi kinerja para ASN. "Jika tidak profesional silakan dilaporkan pada yang berwenang. Laporkan ke saya juga bisa," pungkasnya. (gun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




